Olahraga

Piala Dunia 2026: Oyarzabal Jadi Andalan Lini Depan Spanyol

Mikel Oyarzabal menjadi sorotan saat Spanyol menang 3-1 atas Peru dalam laga uji coba jelang Piala Dunia 2026 di Estadio Cuauhtemoc, Meksiko, Selasa (9/6/2026). Pada pertandingan itu, pelatih Luis de la Fuente menempatkan Oyarzabal sebagai false nine, peran yang berpeluang kembali ia jalankan bersama La Furia Roja di turnamen utama.

Tiga gol kemenangan Spanyol lahir lewat Mikel Oyarzabal, Pedri, dan gol bunuh diri Pedro Gallese. Peru hanya mampu membalas melalui Jairo Velez.

Oyarzabal Diproyeksikan Jadi Opsi Utama

Dalam laga melawan Peru, Oyarzabal bermain di lini depan dengan dukungan Alex Baena di sisi kiri dan Ferran Torres di sisi kanan. Penyerang Real Sociedad itu tampil efektif dengan melepaskan dua tembakan dan mencetak satu gol.

Oyarzabal hanya bermain selama 45 menit sebelum digantikan Yeremy Pino selepas jeda. Meski demikian, penampilannya dinilai cukup apik dan memperkuat peluangnya menjadi tumpuan di lini depan Spanyol pada Piala Dunia 2026.

Spanyol Cari Solusi Tanpa Morata

Sebelumnya, Spanyol banyak bergantung pada Alvaro Morata sebagai ujung tombak. Namun, Morata tidak masuk dalam skuad untuk Piala Dunia 2026.

Kondisi itu membuat De la Fuente harus mencari alternatif di sektor depan. Saat ini, ia hanya memiliki Borja Iglesias yang berkarakter sebagai penyerang target man.

Meski berpengalaman di level klub, Iglesias yang kini berusia 33 tahun masih minim jam terbang internasional. Ia baru mencatatkan tujuh caps bersama tim nasional Spanyol.

False Nine Jadi Pilihan Taktis

Dengan komposisi pemain yang tersedia, penggunaan skema false nine menjadi opsi yang paling masuk akal bagi De la Fuente. Oyarzabal pun muncul sebagai pilihan utama untuk mengisi peran tersebut.

Penyerang berusia 29 tahun itu juga sedang berada dalam performa tajam bersama Spanyol. Ia selalu mencetak gol dalam enam laga beruntun dan kini mengoleksi total 25 gol dari 53 penampilan.

Pernyataan Luis de la Fuente

Meski Oyarzabal dijagokan untuk peran tersebut, De la Fuente menegaskan Borja Iglesias tetap bisa diandalkan sesuai kebutuhan taktik di lapangan. Ia juga menyinggung kontribusi Ferran Torres dalam skema permainan tim.

“Ini adalah posisi yang sulit dan menuntut. Tetapi ada aspek yang lebih penting daripada gol. Ini tentang memahami bagaimana tim bermain. Borja akan muncul kapan saja. Dan Ferran bermain sangat baik,” ujar De la Fuente dikutip dari Dairio AS.

Kemenangan atas Peru menjadi bagian dari persiapan Spanyol menuju Piala Dunia 2026. Dalam situasi tanpa Morata, peran Oyarzabal sebagai false nine kini menjadi salah satu opsi utama yang sedang dimatangkan De la Fuente.