Cristiano Ronaldo disebut tetap menjaga kondisi fisiknya pada usia 41 tahun lewat pola makan yang disiplin. Mantan kokinya, Giorgio Barone, mengungkap menu harian penyerang Al Nassr itu, mulai dari sarapan hingga makan malam, dengan penekanan pada makanan sehat, keseimbangan protein dan karbohidrat, serta tanpa gula.
Di musim ini bersama Al Nassr, Ronaldo telah mencetak 26 gol di semua ajang. Penyerang asal Portugal itu juga disebut semakin dekat dengan target 1.000 gol sepanjang kariernya.
Pola makan harian Cristiano Ronaldo
Barone mengatakan pola makan Ronaldo disusun secara seimbang dengan porsi kecil dari beragam jenis makanan, tetapi seluruhnya dipilih dalam kategori sehat. Ia menyebut Ronaldo menghindari gula dalam menu hariannya.
“Pola makan Cristiano Ronaldo seimbang. Dia makan sedikit dari segala macam makanan, tapi semuanya selalu sehat. Mulai dari sarapan, dia akan makan alpukat dengan kopi, telur, dan tanpa gula. Sama sekali tanpa gula,” ujar Barone kepada Covers.com.
Untuk makan siang, Barone menyebut Ronaldo biasa mengonsumsi ayam atau ikan yang selalu disertai sayuran. Jika membutuhkan karbohidrat, asupan itu disebut berasal dari sayuran, bukan dari olahan tepung.
“Makan siang bisa berupa ayam, ikan, dan selalu disertai sayuran. Jika dia butuh karbohidrat, dia mendapatkannya dari sayuran, jadi tidak perlu makanan yang terbuat dari tepung. Tidak ada yang seperti pasta, roti, atau jenis makanan lainnya.”
Pada malam hari, menu Ronaldo disebut lebih ringan. Barone mengatakan Ronaldo biasanya memilih ikan atau daging fillet yang kembali disandingkan dengan sayuran.
“Pada malam hari, dia makan makanan ringan, biasanya ikan atau daging dalam bentuk fillet. Selalu disertai sayuran,” katanya.
Tidak minum susu dan soda
Barone juga mengklaim Ronaldo tidak mengonsumsi susu, sebagaimana ia juga tidak minum soda. Dalam penjelasannya, Barone menilai konsumsi susu bertentangan dengan apa yang ia sebut sebagai kebiasaan alamiah.
“Tidak ada susu. Manusia adalah satu-satunya makhluk yang meminum susu hewan lain. Tidak ada hewan lain yang meminum susu setelah usia tiga bulan,” katanya.
“Anak sapi tidak meminum susu setelah usia tiga bulan. Hewan tidak meminum susu hewan lain. Hal itu tidak ada di alam. Hanya manusia yang terus minum susu hingga usia 30, 40, 50, 60 tahun, dan menurut saya itu salah,” katanya.
Jeroan masih dikonsumsi
Di sisi lain, Barone menyebut Ronaldo tetap mengonsumsi jeroan. Menurut dia, bagian seperti hati, jantung, dan otak termasuk makanan yang bernilai gizi tinggi.
“Saya setuju dengan mengonsumsi jeroan. Hati, jantung, dan otak semuanya adalah makanan sehat. Mereka adalah superfood,” katanya.
“Cristiano juga suka hati. Saya menyukainya. Hati sangat kaya akan zat besi dan penting dalam pola makan, jadi untuk jeroan, saya setuju, tapi tidak untuk susu,” ungkapnya.
Informasi mengenai pola makan Cristiano Ronaldo ini disampaikan melalui laporan Detik Bola yang memuat pernyataan Giorgio Barone kepada Covers.com, terbit pada 24 April 2026.
