Manchester City menggusur Arsenal dari puncak klasemen Premier League pada pekan ke-33 setelah menang 1-0 atas Burnley, Kamis (23/4/2026). Meski sama-sama mengoleksi 70 poin dari 33 pertandingan, City kini berada di posisi teratas atas Arsenal dalam persaingan juara yang menyisakan lima laga.
Arsenal sebelumnya menempati posisi pertama sejak September 2025. Perubahan peta persaingan terjadi setelah City mengalahkan Arsenal 2-1 pada akhir pekan lalu, lalu melanjutkannya dengan kemenangan tipis atas Burnley.
City dan Arsenal Sama Poin, Pembeda Ada di Jumlah Gol
Manchester City dan Arsenal memiliki catatan yang identik dalam jumlah kemenangan, hasil imbang, dan kekalahan. Kedua tim sama-sama meraih 21 kemenangan, tujuh hasil seri, dan lima kekalahan, serta memiliki selisih gol yang sama, yakni plus 37.
Pembeda sementara terletak pada jumlah gol yang dicetak. Tim asuhan Pep Guardiola sudah membuat 66 gol, sedangkan Arsenal mencatatkan 63 gol.
"Kemenangan Man City membuat mereka kini memiliki jumlah poin yang sama dengan Arsenal, yakni 70 poin dari 33 pertandingan, serta selisih gol yang sama, namun mereka unggul dalam hal jumlah gol yang dicetak," tulis detikSport, melansir situs resmi Premier League.
Wayne Rooney Jagokan Arsenal, tetapi Soroti Mentalitas Bermain
Legenda Timnas Inggris dan Manchester United, Wayne Rooney, masih menilai Arsenal sebagai favorit tipis untuk menjuarai Premier League musim ini. Namun, ia menyoroti pendekatan bermain Arsenal yang dinilai terlalu aman dalam fase penentuan.
"Saya mungkin masih menganggap Arsenal sebagai favorit tipis Arsenal telah mencoba untuk mencuri kemenangan 1-0, tetapi mereka perlu mengubah pola pikir itu dan menyerang tim lawan dan menang dengan selisih 3 atau 4 gol," kata Rooney, dilansir dari BBC dan dikutip detikSport.
Peluang Finis dengan Poin Sama Masih Terbuka
Dengan lima pertandingan tersisa, peluang Manchester City dan Arsenal menutup musim dengan jumlah poin yang sama masih terbuka. Dalam aturan Premier League, penentuan posisi akhir klasemen mempertimbangkan sejumlah parameter, mulai dari selisih gol hingga poin yang diraih dalam laga head-to-head.
Situasi ini membuat beban dinilai lebih besar berada di pihak Arsenal. Jika tim asuhan Mikel Arteta ingin merebut gelar, mereka bukan hanya perlu menjaga konsistensi hasil, tetapi juga menambah produktivitas gol pada sisa pertandingan.
Kilas Balik Musim 2011/2012
Kasus dua tim teratas Premier League finis dengan poin sama dan gelar ditentukan oleh selisih gol terakhir kali terjadi pada musim 2011/2012. Saat itu, Manchester City keluar sebagai juara meski memiliki poin yang sama dengan Manchester United, yakni 89 poin.
City menutup musim dengan keunggulan produktivitas gol, plus 64 berbanding plus 56 milik Manchester United. Momen itu dikenal luas lewat gol Sergio Aguero ke gawang Queens Park Rangers.
Informasi mengenai persaingan Manchester City dan Arsenal di papan atas Premier League ini disampaikan berdasarkan laporan detikSport yang terbit pada 24 April 2026, dengan rujukan tambahan dari BBC dan situs resmi Premier League.
