Finansial

Presiden Trump Klaim Ekonomi AS “Zaman Keemasan” di Pidato Kenegaraan, Data Inflasi Berbeda

Advertisement

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan pidato kenegaraan di hadapan Kongres pada Selasa, 24 Februari 2026. Dalam kesempatan tersebut, Trump menitikberatkan isu perekonomian, mengklaim pemerintahannya telah membawa ekonomi memasuki “zaman keemasan” meskipun tingkat persetujuan publik terhadap penanganan ekonomi masih melemah.

Klaim Ekonomi “Zaman Keemasan”

Selama sekitar satu jam pertama pidatonya, Trump secara khusus menyoroti capaian ekonomi. Ia menyatakan bahwa inflasi telah berhasil ditekan, pasar saham mencetak rekor tertinggi, pemotongan pajak besar telah disahkan, serta harga obat berhasil diturunkan.

Dalam pidatonya, Trump menegaskan, “Bangsa kita telah kembali — lebih besar, lebih baik, lebih kaya, dan lebih kuat dari sebelumnya.” Ia juga menyebut inflasi telah “merosot tajam” di bawah kepemimpinannya.

Kontras Data dan Persepsi Publik

Namun, klaim Trump tersebut berbanding terbalik dengan data terbaru yang menunjukkan harga bahan makanan, perumahan, asuransi, dan utilitas masih lebih tinggi dibandingkan beberapa tahun lalu. Laporan yang dirilis pada Jumat sebelumnya juga mencatat bahwa ekonomi melambat lebih dalam dari perkiraan pada kuartal terakhir, sementara inflasi justru meningkat.

Advertisement

Jajak pendapat Reuters/Ipsos menunjukkan hanya 36 persen responden yang menyetujui penanganan ekonomi oleh Trump. Angka ini muncul di tengah banyak warga Amerika yang masih menilai biaya hidup tetap tinggi. Pidato ini berlangsung menjelang pemilu paruh waktu pada November, di mana seluruh 435 kursi Dewan Perwakilan Rakyat dan sekitar sepertiga dari 100 kursi Senat akan diperebutkan.

Tanggapan atas Putusan Mahkamah Agung

Selain isu ekonomi, Trump juga sempat menyinggung putusan Mahkamah Agung yang membatalkan kebijakan tarif darurat pemerintahannya. Ia menyebut keputusan tersebut “disayangkan”, namun tidak mengulas lebih jauh dampaknya terhadap kebijakan perdagangan.

Informasi mengenai pidato kenegaraan Presiden Donald Trump ini disampaikan melalui laporan media yang merujuk pada pernyataan resmi yang dirilis pada Selasa, 24 Februari 2026.

Advertisement