Pelatih top Italia, Simone Inzaghi, kini tengah berada dalam sorotan tajam menyusul performa Al Hilal yang menunjukkan penurunan drastis di Liga Arab Saudi. Klub yang sempat memuncaki klasemen dengan keunggulan signifikan ini kini terancam kehilangan posisinya di papan atas, bahkan disalip oleh klub yang diperkuat Cristiano Ronaldo.
Situasi ini menempatkan masa depan Inzaghi di kursi kepelatihan Al Hilal dalam ketidakpastian, terutama setelah timnya gagal memanfaatkan kehadiran bintang baru dan menghadapi serangkaian pertandingan krusial.
Kemerosotan Al Hilal di Liga Arab Saudi
Al Hilal asuhan Simone Inzaghi sejatinya mengawali kompetisi Saudi Pro League musim ini dengan performa yang meyakinkan. Mereka sempat kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan tujuh poin dari pesaing terdekat, menunjukkan dominasi yang kuat.
Namun, kondisi berbalik total. Per Sabtu, 28 Februari 2026, Al Hilal kini hanya menduduki peringkat ketiga klasemen Liga Arab Saudi dengan koleksi 55 poin. Mereka telah disalip oleh Al Ahli yang memimpin dengan 59 poin, serta klub Cristiano Ronaldo, Al Nassr, yang berada di posisi kedua dengan 58 poin.
Kemerosotan performa ini terbilang mengejutkan, mengingat Al Hilal telah memperkuat skuadnya dengan mendatangkan bintang kelas dunia, Karim Benzema, pada bursa transfer Januari 2026.
Badai Cedera dan Tekanan Manajemen
Kedatangan Karim Benzema yang diharapkan menjadi solusi justru belum bisa memberikan dampak signifikan. Penyerang asal Prancis tersebut terkena cedera, sehingga tidak dapat dimainkan dan memperparah masalah yang dihadapi Inzaghi.
Dilansir dari Tuttosport, tekanan dari manajemen Al Hilal dikabarkan sudah mulai dirasakan oleh Simone Inzaghi. Sumber tersebut menyebutkan bahwa jika Al Hilal kembali menelan kekalahan dalam beberapa pertandingan ke depan, bukan tidak mungkin Inzaghi akan terdepak dari posisinya sebagai pelatih.
Tanpa Benzema, Inzaghi otomatis hanya bisa mengandalkan duo Malcom dan Marcos Leonardo di lini serang. Penyerang Liverpool, Darwin Nunez, diketahui hanya didaftarkan untuk laga Liga Champions Asia, membatasi opsi Inzaghi di kompetisi domestik.
Ujian Berat di Berbagai Kompetisi
Al Hilal di bawah asuhan Inzaghi akan menghadapi serangkaian ujian berat dalam waktu dekat. Di Liga Arab Saudi, mereka dijadwalkan berduel dengan Al Shabab yang saat ini berada di peringkat ke-12 klasemen sementara.
Pertandingan tersebut akan berlangsung di King Fahd Stadium pada Jumat malam, 27 Februari 2026, atau Sabtu dini hari. Selain itu, Al Hilal juga harus bersiap menghadapi babak 16 besar Liga Champions Asia melawan klub Qatar, Al Sadd, yang dilatih oleh mantan pelatih Inter Milan dan Timnas Italia, Roberto Mancini.
Tidak hanya itu, Inzaghi juga harus memimpin timnya dalam semifinal Kings Cup, salah satu kesempatan terakhir mereka untuk meraih gelar musim ini. Dalam laga Kings Cup tersebut, Al Hilal akan berhadapan dengan Al Ahli, tim yang saat ini memuncaki tabel klasemen sementara Liga Arab Saudi.
Dejavu Kisah Inter Milan?
Kondisi yang dialami Simone Inzaghi di Al Hilal ini memiliki kemiripan dengan pengalamannya saat menukangi Inter Milan pada kompetisi Liga Italia musim 2024-2025. Kala itu, Inter yang berstatus sebagai juara bertahan Liga Italia, akhirnya gagal mempertahankan gelar.
Il Nerazzurri, julukan Inter Milan, harus mengakui keunggulan Napoli dalam perburuan gelar juara Liga Italia 2024-2025. Pengalaman pahit tersebut kini seolah menghantui Inzaghi di kancah sepak bola Arab Saudi.
Informasi lengkap mengenai performa Al Hilal dan posisi Simone Inzaghi ini disampaikan melalui berbagai laporan media olahraga internasional dan pernyataan resmi klub.
