Perencana keuangan Prita Ghozie menekankan pentingnya anak muda memiliki tujuan finansial yang realistis, terutama di tengah kemudahan akses layanan keuangan digital. Hal ini menjadi fondasi krusial untuk ketahanan finansial jangka panjang. Imbauan ini sejalan dengan upaya ShopeePay dan SeaBank yang baru saja merampungkan program literasi keuangan bagi mahasiswa.
Pentingnya Tujuan Finansial Realistis
Prita Ghozie, Principal Consultant Zapfinance, menyatakan bahwa kemampuan menetapkan tujuan finansial secara realistis semakin relevan. “Pentingnya menetapkan tujuan finansial yang realistis, membangun disiplin, serta menjadikan literasi keuangan sebagai fondasi ketahanan finansial jangka panjang,” ujarnya pada Jumat (27/2/2026).
Kesadaran ini dinilai krusial bagi mahasiswa di Indonesia agar memiliki pemahaman literasi keuangan yang aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.
SPARK Student Ambassador Program: Fondasi Literasi Keuangan
ShopeePay dan SeaBank baru saja menutup rangkaian SPARK Student Ambassador Program melalui acara SPARK Class of 2025: Awarding Night. Program ini memberikan apresiasi kepada 36 mahasiswa terpilih dari berbagai universitas di Indonesia.
Berlangsung selama lima bulan, sejak September 2025 hingga Januari 2026, peserta program mengikuti sesi pembelajaran terstruktur, inisiatif berbasis kampus, dan kegiatan pengembangan diri. Seluruh aktivitas ini dirancang untuk membangun kebiasaan finansial yang sehat.
Dampak dan Manfaat Program bagi Mahasiswa
Direktur Utama ShopeePay Indonesia, Eka Nilam Dari, menjelaskan bahwa melalui SPARK, pihaknya berupaya membangun pemahaman literasi keuangan yang lebih baik di kalangan mahasiswa. “Agar mereka dapat mengenal, menggunakan, dan memanfaatkan layanan keuangan digital secara lebih bijak, bertanggung jawab, dan berkelanjutan,” ungkap Eka.
Senada, Wakil Direktur Utama SeaBank Indonesia, Junedy Liu, menambahkan bahwa literasi keuangan yang baik perlu dibangun sejak masa mahasiswa untuk membentuk kebiasaan finansial yang sehat sepanjang hidup. “Melalui SPARK, kami mendorong mahasiswa untuk memahami dasar pengelolaan keuangan dan menggunakan layanan keuangan digital secara sadar, sehingga dapat menjadi pengguna yang lebih bijak, hati-hati, dan bertanggung jawab,” jelas Junedy.
Selain pembelajaran teknis, program SPARK juga menekankan penguatan soft skills seperti komunikasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah. Keterampilan ini dinilai krusial bagi generasi muda yang akan memasuki industri keuangan digital yang dinamis dan berada dalam pengawasan regulator.
Raihan Naufal, peraih Top 1 Individual Performance SPARK Student Ambassador, merasakan langsung manfaat program ini. “Program ini mengajarkan pentingnya mengelola keuangan secara bijak, sekaligus meningkatkan kepercayaan diri saya dalam berkomunikasi di lingkungan kampus,” kata Raihan. Ia menambahkan, “Melalui berbagai aktivitas dan kolaborasi dengan mahasiswa lain, saya turut berkontribusi dalam meningkatkan literasi keuangan di kalangan teman sebaya. Pengalaman ini sangat berharga, tidak hanya untuk perkuliahan saya, tetapi juga dalam mempersiapkan diri memasuki dunia profesional.”
Informasi lengkap mengenai pentingnya literasi keuangan dan program SPARK disampaikan melalui keterangan resmi ShopeePay dan SeaBank yang dirilis pada Jumat, 27 Februari 2026.
