Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, berhasil melangkah ke perempat final turnamen bergengsi All England 2026. Kepastian ini didapatkan setelah Putri KW menumbangkan wakil Korea Selatan, Kim Ga-eun, dalam dua gim langsung pada pertandingan yang berlangsung Kamis (5/3/2026).
Perjalanan Putri KW ke Perempat Final
Dalam laga yang sengit, Putri Kusuma Wardani mengawali pertandingan dengan performa meyakinkan. Meskipun sempat unggul jauh di interval gim pertama, Kim Ga-eun mampu mengejar ketertinggalan, memaksa pertarungan berlanjut hingga deuce 20-20.
Kim Ga-eun bahkan mencatat tiga kali game point, namun Putri KW yang berusia 23 tahun ini menunjukkan ketenangan dan berhasil menambah dua poin krusial, menutup gim pertama dengan skor 25-23.
Memasuki gim kedua, kepercayaan diri Putri KW semakin meningkat. Pukulan-pukulannya menjadi lebih akurat, sementara Kim Ga-eun banyak melakukan kesalahan penempatan bola. Smes silang dari pemain jebolan klub PB Exist ini kerap mendulang poin, mengunci kemenangan dengan skor 21-15.
Kunci Kemenangan dan Strategi Putri KW
Usai pertandingan, Putri KW mengungkapkan faktor penentu kemenangannya atas Kim Ga-eun. “Permainan Kim Ga-eun tidak banyak berubah. Dia masih mengandalkan bola atas dan pukulan kecilnya,” kata Putri KW dalam keterangan tertulis PBSI.
Ia menambahkan, “Pukulan-pukulan itu cukup menyulitkan karena nggak kelihatan dan sangat tajam jadi saya coba untuk batasi. Saya cukup puas dengan permainan hari ini.”
Tantangan Berat Menanti: An Se-young
Langkah Putri KW di perempat final All England 2026 akan semakin berat. Ia dijadwalkan berjumpa dengan tunggal putri nomor satu dunia asal Korea Selatan, An Se-young. Pertemuan ini bukan yang pertama bagi keduanya.
Suratan takdir kerap mempertemukan Putri KW dengan An Se-young dalam waktu berdekatan, termasuk di final Australian Open 2025, fase grup BWF World Tour Finals 2025, dan perempat final India Open 2026. Rekor pertemuan keduanya sangat timpang, dengan An Se-young unggul delapan kali tanpa balas.
Semangat “Nothing to Lose” Hadapi Tunggal Putri Nomor Satu Dunia
Menghadapi dominasi An Se-young, Putri KW menyatakan akan bermain tanpa beban. “Bertemu An Se-young pastinya saya ingin bermain nothing to lose. Penasaran juga dari sekian banyak pertemuan saya hanya bisa mengambil satu gim,” ujar Putri KW.
“Saya tidak mau banyak berpikir. Paling penting sebelum shuttlecock jatuh ke tanah harus dikejar,” pungkasnya, menunjukkan tekadnya untuk memberikan perlawanan terbaik.
Informasi lengkap mengenai hasil pertandingan dan jadwal selanjutnya disampaikan melalui pernyataan resmi PBSI yang dirilis pada Kamis, 5 Maret 2026.
