Olahraga

Ranking Putra Tri Ramadani Naik ke Posisi 2 Dunia Lead Series 2026

Atlet panjat tebing Indonesia Putra Tri Ramadani melesat ke peringkat kedua dunia Lead Series 2026 setelah meraih medali emas pada World Climbing Series di Praha, Ceko. Hasil itu mempertegas capaian Indonesia yang tidak hanya kuat di nomor speed, tetapi juga mulai menonjol di nomor lead.

Putra, yang akrab disapa Srondeng, kini mengoleksi 1.380 poin dari dua seri yang sudah dijalani. Lonjakan poin itu ditopang konsistensinya dalam dua ajang, yakni finis peringkat kesembilan di Wujiang, China, dan menjadi juara di Praha, Ceko.

Perolehan poin dari dua seri

Poin Putra Tri dikumpulkan dari World Climbing Series Wujiang, China, pada 8-10 Mei 2026 dan World Climbing Series Praha, Ceko, pada 3-7 Juni 2026. Di Wujiang, ia menutup kompetisi di posisi kesembilan sebelum naik ke podium tertinggi pada seri berikutnya di Praha.

Manajer Timnas Panjat Tebing Indonesia Wahyu Pristiawan Buntoro menyatakan bangga atas pencapaian tersebut. Menurut dia, hasil Putra menjadi bukti bahwa Indonesia mulai bertaring di nomor lead.

“Capaian ini membuktikan bahwa Indonesia tidak hanya (kuat) speed. Tapi, kita juga punya atlet lead yang siap mewarnai podium World Climbing Series,” kata Wahyu dalam rilis FPTI, Jumat (12/6/2026).

Dukungan tim disebut jadi faktor penting

Pelatih Lead Timnas Panjat Tebing Indonesia Amri menilai hasil yang diraih Putra tidak lepas dari peran seluruh tim. Ia menegaskan capaian itu merupakan buah dari kerja bersama selama persiapan dan kompetisi.

“Apa yang dicapai Srondeng ini hasil kerja keras seluruh tim, terutama route setter. Kami ingin, apa yang dicapainya ini jadi cambuk bagi atlet-atlet Pelatnas lainnya untuk lebih keras berlatih,” kata dia.

Peluang menuju peringkat pertama dunia

Kesempatan Putra Tri untuk merebut posisi nomor satu dunia masih terbuka karena masih ada empat seri tersisa hingga akhir 2026. Tambahan poin dari rangkaian tersebut akan menentukan persaingan klasemen akhir Lead Series musim ini.

Empat seri yang masih akan digelar ialah World Climbing Series Innsbruck, Austria, pada 17-21 Juni 2026; World Climbing Series Chamonix, Prancis, pada 10-12 Juli 2026; World Climbing Series Koper, Slovenia, pada 4-5 September 2026; serta World Climbing Series Santiago, Chili, pada 23-25 Oktober 2026.

Peta persaingan klasemen dunia

Puncak klasemen saat ini ditempati Neo Suzuki dari Jepang dengan 1.805 poin. Neo mengumpulkan angka tersebut setelah menjadi juara pertama di Wujiang dan juara kedua di Praha.

Peringkat ketiga ditempati kompatriotnya, Sorato Anraku, dengan 1.155 poin. Sorato finis di posisi kelima pada seri Wujiang dan peringkat keempat di Praha.

Posisi atlet Indonesia lainnya

Di sektor putra, atlet Indonesia lainnya, Raviandi Ramadhan, berada di peringkat ke-39 dunia dengan 69 poin. Sementara saudara kembarnya, Ravianto Ramadhan, menempati posisi ke-47 dengan 24 poin.

Di sektor putri, Alma Ariella Tsany berada di peringkat ke-23 dunia dengan 356 poin, hasil dari finis posisi 55 di Wujiang dan peringkat 10 di Praha. Sukma Lintang Cahyani menempati ranking ke-62 dengan 11 poin.

Klasemen sementara ini menempatkan Putra Tri sebagai wakil Indonesia dengan posisi tertinggi di nomor lead setelah dua seri World Climbing Series 2026 berlangsung. Empat seri berikutnya masih akan menjadi penentu dalam perebutan ranking dunia hingga akhir musim.