Sepak Bola

Real Madrid: Arbeloa Tanggapi Santai Kabar Mourinho Kembali dan Like Mbappe

Alvaro Arbeloa merespons santai kabar Jose Mourinho disebut menawarkan diri kembali melatih Real Madrid, di tengah sorotan terhadap performa tim pada musim 2025/2026. Pelatih Madrid itu juga menanggapi aksi Kylian Mbappe yang menyukai unggahan berita soal kemungkinan kembalinya Mourinho ke Santiago Bernabeu.

Arbeloa tak ambil pusing soal like Mbappe

Arbeloa menegaskan ia tidak memedulikan siapa pun yang disukai Mbappe, termasuk Mourinho. Pernyataan itu disampaikan saat rumor mengenai peluang Mourinho kembali ke Real Madrid ramai diberitakan media Spanyol.

“Saya tidak peduli, apakah dia (Mbappe) menyukai Mourinho, Julia Roberts, atau siapa pun,” kata Arbeloa, dikutip dari AS.

Posisi Arbeloa sedang disorot

Tekanan terhadap Arbeloa muncul setelah Real Madrid mencatat rangkaian hasil yang dinilai kurang memuaskan. Di bawah arahannya, Madrid tersingkir di perempat final Liga Champions setelah dikalahkan Bayern Munich, sudah gugur di Copa del Rey, dan tertinggal sembilan poin dari Barcelona di puncak klasemen LaLiga.

Sebelumnya, Real Madrid memecat Xabi Alonso pada Januari 2026, padahal ia baru dikontrak pada musim panas 2025. Setelah itu, Arbeloa melanjutkan tongkat kepelatihan di tim utama.

Rumor Mourinho kembali ke Santiago Bernabeu

Media-media Spanyol belakangan mengabarkan bahwa Mourinho ingin kembali menangani Real Madrid. Dalam laporan tersebut, Jorge Mendes yang merupakan agen Mourinho disebut telah mengajukan tawaran kepada klub.

Mourinho bukan sosok asing bagi Madrid. Ia pernah melatih Real Madrid pada periode 2010 hingga 2013 dan mempersembahkan gelar LaLiga, Copa del Rey, serta Piala Super Spanyol.

Status kontrak Mourinho

Saat ini, Mourinho masih terikat kontrak dengan Benfica hingga musim panas 2027. Selain isu kembali ke Real Madrid, sebelumnya juga beredar rumor bahwa Timnas Portugal meminati Mourinho untuk menjadi pelatih setelah Piala Dunia 2026.

Informasi mengenai isu ini dirangkum dari laporan Detik Bola yang terbit pada 23 April 2026 dan mengutip pernyataan Arbeloa dari media AS.