Sepak Bola

Real Madrid Kalahkan Benfica 2-1, Soroti Perjuangan Melawan Rasisme yang Menimpa Vinicius Junior

Advertisement

Real Madrid berhasil menaklukkan Benfica dengan skor 2-1 dalam laga leg kedua play-off Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu pada Kamis (26/2/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini tidak hanya mengamankan tiket ke babak 16 besar, tetapi juga disebut sebagai keberhasilan melawan rasisme oleh gelandang Aurelien Tchouameni, merujuk pada insiden yang menimpa Vinicius Junior.

Kemenangan Real Madrid di Liga Champions

Pertandingan berlangsung sengit, di mana Real Madrid sempat tertinggal lebih dulu setelah Rafa Silva mencetak gol untuk Benfica pada menit ke-14. Namun, Real Madrid segera membalas melalui gol Aurelien Tchouameni di menit ke-16.

Gol penentu kemenangan dicetak oleh Vinicius Junior pada menit ke-80. Penampilan Vinicius Junior menjadi sorotan utama mengingat ia baru saja menjadi korban serangan rasialisme pada leg pertama, yang pelakunya adalah pemain Benfica, Gianluca Prestianni.

Akibat insiden tersebut, Gianluca Prestianni mendapatkan sanksi sementara dari UEFA dan absen dalam laga leg kedua ini. UEFA menyatakan,

“Gianluca Prestianni tetap diskors sementara untuk pertandingan kompetisi klub UEFA berikutnya yang seharusnya ia ikuti. Skorsing ini tanpa mengurangi putusan apa pun yang mungkin dibuat oleh badan disiplin UEFA setelah selesainya penyelidikan yang sedang berlangsung dan penyerahannya kepada badan disiplin UEFA.”

Pujian Aurelien Tchouameni untuk Vinicius Junior

Keberhasilan Vinicius Junior mencetak gol kemenangan patut diacungi jempol, menunjukkan mentalitasnya yang kuat di tengah tekanan. Ia seolah tidak terpengaruh oleh kejadian tidak menyenangkan yang menimpanya.

Advertisement

Rekan setim Vinicius di Real Madrid, Aurelien Tchouameni, memberikan pujian usai laga.

“Saya rasa ada hal-hal lebih penting daripada pertandingan ini, daripada sepak bola,” kata Tchouameni. “Vinicius tetap percaya diri dan tetap fokus pada apa yang perlu dia lakukan. Ini adalah kemenangan bagi semua orang yang menentang rasisme.”

Tanggapan Atas Kasus Rasisme Vinicius Junior

Kasus ujaran rasisme yang menimpa Vinicius Junior telah memicu berbagai reaksi dari banyak pihak. Pelatih Benfica, Jose Mourinho, sempat mengkritik selebrasi Vinicius yang dianggap berlebihan dan memicu ujaran rasisme dari Prestianni.

Namun, banyak mantan bintang sepak bola dunia, seperti Clarence Seedorf dan Wayne Rooney, turut angkat bicara membela Vinicius. Rooney secara khusus menyatakan,

“Seperti yang dia katakan, dia berusaha untuk tetap independen, tetapi menurut saya apa yang dia katakan tentang Vinicius sangat tidak adil.”

Informasi lengkap mengenai kemenangan Real Madrid dan insiden rasisme ini disampaikan melalui berbagai laporan media olahraga terkemuka pada Jumat, 27 Februari 2026.

Advertisement