Riccardo Calafiori, pemain Timnas Italia, memberikan pandangannya menjelang laga krusial semifinal playoff Piala Dunia 2026 Zona Eropa melawan Irlandia Utara. Pertandingan penentu ini akan berlangsung di Stadion Gewiss, Bergamo, pada Jumat (27/3/2026) dini hari WIB. Laga tersebut sangat vital bagi Azzurri yang berupaya menghindari kegagalan lolos ke Piala Dunia untuk kali ketiga beruntun setelah edisi 2018 dan 2022.
Fokus pada Momen Krusial dan Kerja Sama Tim
Calafiori menekankan pentingnya tim untuk tetap fokus pada pertandingan yang ada, tanpa terlalu memikirkan tekanan sejarah. Ia mendorong rekan-rekannya untuk menikmati setiap momen dan bekerja sebagai sebuah tim.
“Pada momen yang sangat genting ini, kuncinya adalah hidup di masa kini, tidak terlalu banyak berpikir dan menikmati momen tersebut, bekerja sebagai tim dan menjalaninya hari demi hari,” kata pemain asal Arsenal tersebut, dikutip dari Tutto Sport.
Azzurri Diminta Abaikan Pengaruh Liga Inggris
Menanggapi pertanyaan mengenai banyaknya pemain Irlandia Utara yang berkompetisi di Liga Inggris, Calafiori memilih untuk tidak terlalu memusingkan perbedaan gaya sepak bola antara Italia dan Inggris. Ia menegaskan bahwa fokus utama harus tetap pada kekuatan internal tim Italia.
“Jujur, saya lebih suka fokus pada diri kami sendiri dan rekan satu tim saya. Ini bukan saatnya untuk terlalu memikirkan lawan. Itu lebih bergantung pada kami daripada pada orang lain,” sambungnya.
Pemain yang pernah merumput di Liga Inggris ini juga berpendapat bahwa Premier League tidak bisa dijadikan patokan kekuatan mutlak. Ia mencontohkan tersingkirnya wakil-wakil Inggris di Liga Champions musim ini.
“Banyak yang membicarakan Liga Primer, tetapi pada akhirnya, kami adalah satu-satunya yang tersisa di Liga Champions,” jelasnya.
Menurut Calafiori, pemain Serie A memiliki kemampuan fisik yang baik dengan fokus pada intensitas, sementara Liga Inggris lebih menekankan konsistensi dalam pertandingan. Ia menambahkan bahwa di Liga Premier, latihan terpenting adalah pertandingan itu sendiri, terutama bagi tim yang bermain dua kali seminggu.
Peringatan Serius: Waspadai Bola Mati Irlandia Utara
Poin krusial yang disampaikan Calafiori adalah peringatan keras kepada Timnas Italia untuk mewaspadai skema bola mati dari Irlandia Utara. Ia menilai bola mati dapat menjadi ancaman serius dan penentu hasil pertandingan.
“Bola mati? Kita harus sangat berhati-hati; bola mati bisa berbahaya, tetapi kita juga bisa membahayakannya. Dalam sepak bola modern, bola mati membuat perbedaan; garisnya tipis dan detailnya penting,” kata mantan pemain Bologna itu.
Calafiori menjelaskan bahwa Irlandia Utara memiliki strategi khusus melalui skema bola mati. Mereka akan mencari umpan panjang begitu ada kesempatan, sehingga Italia perlu menghindari gaya permainan tersebut dan berhati-hati pada bola kedua. Ia menekankan pentingnya fokus penuh dari menit pertama hingga terakhir.
Informasi lengkap mengenai persiapan Timnas Italia ini disampaikan melalui pernyataan resmi Riccardo Calafiori dalam konferensi pers menjelang pertandingan playoff Piala Dunia 2026.
