Sepak Bola

Rio Ferdinand Ungkap Kengerian Perang Iran-AS di Dubai, Terpaksa Mengungsi ke Bunker Pribadi Bersama Keluarga

Advertisement

Legenda Manchester United, Rio Ferdinand, menceritakan pengalaman menegangkan dirinya dan keluarga saat bertahan di Dubai, Uni Emirat Arab. Mereka terdampak langsung oleh eskalasi konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel yang melanda kawasan Timur Tengah.

Kengerian Konflik di Timur Tengah

Perang Iran meletus pada Sabtu, 28 Februari 2026, setelah Amerika Serikat melancarkan serangan peluru kendali ke Teheran. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khameini, dan mantan Presiden Mahmoud Ahmadinejad.

Konflik ini kemudian memicu serangan balasan dari Iran yang berdampak ke beberapa negara di regional Timur Tengah. Qatar dan Uni Emirat Arab menjadi dua negara yang sempat menerima serangan udara, menciptakan kondisi mencekam bagi warganya.

Rio Ferdinand, yang memboyong istri, Kate, dan ketiga anaknya untuk tinggal di Dubai sejak musim panas 2025, merasakan langsung dampak kengerian perang tersebut. Selain Ferdinand, beberapa figur publik dunia lain seperti eks petinju Amir Khan dan selebritas Hollywood Lindsey Lohan juga diketahui tinggal di Dubai.

Pengalaman Ferdinand Hadapi Eskalasi Geopolitik

Dilansir dari Goal, Ferdinand mengungkapkan situasi di Dubai kini tidak lagi nyaman akibat eskalasi geopolitik. Ia menggambarkan pengalaman saat harus menjalani lockdown akibat perang.

“Minggu ini berbeda bagi saya, jujur saja. Pertama, saya dalam kondisi prima pagi ini karena seluruh keluarga berolahraga. Agak mirip dengan saat Covid, seluruh keluarga melakukan hal-hal yang biasanya tidak kami lakukan bersama,” ujar Ferdinand.

Mantan bek timnas Inggris itu juga menceritakan momen-momen menakutkan yang dialaminya. “Sungguh menakutkan ketika Anda mendengar rudal, pesawat, dan jet tempur… dan Anda mendengar bom-bom besar,” tambahnya.

Advertisement

Ferdinand menekankan pentingnya peran orang tua dalam situasi tersebut. “Ini tentang memberi tahu anak-anak Anda apa yang sedang terjadi dan membantu mereka melewati momen ini, yang sangat penting terutama sebagai ayah di rumah. Anda harus berusaha untuk tetap tenang,” imbuhnya.

Langkah Antisipasi dan Bunker Pribadi

Menghadapi situasi yang tidak menentu, Ferdinand segera mengevakuasi keluarganya dan mengambil langkah antisipasi. Ia mengungkapkan bahwa studionya diubah menjadi bunker keselamatan.

“Jujur saja, situasinya agak menakutkan, tetapi anehnya di saat yang sama saya merasa sangat aman dan terlindungi,” kata Ferdinand.

“Studio saya telah menjadi bunker saya. Kami disarankan untuk pergi ke ruang bawah tanah dan kami di sini tidur dengan selimut tebal dan sebagainya,” jelas mantan pemain Leeds United itu.

Informasi lengkap mengenai pengalaman Rio Ferdinand ini disampaikan melalui laporan media yang dirilis pada Selasa, 03 Maret 2026.

Advertisement