Studi terbaru Ipsos Indonesia bertajuk Digital Wallet Research 2026: User Behavior & Competitive Landscape menyoroti peran krusial Generasi Z sebagai pendorong utama adopsi dompet digital di Indonesia. Sebagai kelompok yang tumbuh di era digital, Gen Z memiliki ekspektasi tinggi terhadap kemudahan dan integrasi layanan pembayaran.
Dominasi Gen Z dalam Penggunaan Dompet Digital
Executive Director Ipsos Indonesia, Andi Sukma, mengungkapkan bahwa dalam kategori penggunaan tiga bulan terakhir (P3M), 88 persen Gen Z memilih ShopeePay sebagai dompet digital yang paling sering digunakan. Angka ini diikuti oleh DANA dengan 72 persen, GoPay 68 persen, dan OVO 47 persen.
Andi Sukma menjelaskan, keputusan Gen Z dalam memilih dompet digital sangat dipengaruhi oleh faktor kepraktisan yang mencapai 57 persen. Selain itu, bebas biaya administrasi menjadi pertimbangan bagi 49 persen pengguna, serta fleksibilitas penggunaan di berbagai merchant sebesar 4 persen.
Integrasi Gaming dan Gaya Hidup
Dalam kategori gaming dan layanan digital, ShopeePay juga menunjukkan dominasinya. Platform ini memimpin untuk top-up game dengan 46 persen, jauh di atas DANA (28 persen), GoPay (19 persen), dan OVO (4 persen). Dari sisi persepsi kemudahan proses top-up, ShopeePay unggul dengan 54 persen.
“Gen Z tidak lagi melihat dompet digital sebagai alat bayar alternatif, melainkan bagian dari gaya hidup. Siapa yang mampu mengintegrasikan hiburan seperti gaming dengan kemudahan transaksi dalam satu klik, dialah yang akan memenangkan pasar dalam dekade ini,” ujar Andi Sukma secara virtual pada Senin, 23 Februari 2026.
Fase Matang Pembayaran Digital Indonesia
Andi Sukma menambahkan bahwa pembayaran digital di Indonesia telah memasuki fase matang. Persaingan di pasar ini tidak lagi semata soal fitur, melainkan relevansi dengan kebutuhan harian pengguna.
“Promo memang menjadi pintu masuk utama. Namun dalam jangka panjang, integrasi ekosistem, kemudahan penggunaan, keamanan, dan relevansi dengan gaya hidup akan menjadi pembeda utama,” tegas Andi Sukma.
Informasi lengkap mengenai temuan ini disampaikan melalui riset Digital Wallet Research 2026: User Behavior & Competitive Landscape oleh Ipsos Indonesia.
