Finansial

Rupiah Melemah 0,16 Persen ke Rp 16.829 per Dollar AS, IHSG Turut Terkoreksi pada Selasa (24/2)

Advertisement

Nilai tukar rupiah ditutup melemah pada perdagangan Selasa, 24 Februari 2026. Mata uang Garuda terdepresiasi sebesar 27 poin atau 0,16 persen, mencapai level Rp 16.829 per dollar Amerika Serikat (AS).

Pelemahan ini juga diikuti oleh Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang turut terkoreksi pada sore hari yang sama.

Analisis Pelemahan Rupiah

Analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, menjelaskan bahwa rupiah masih bergerak melemah terhadap dollar AS. Kondisi ini seiring dengan rebound atau pulihnya mata uang Paman Sam setelah rilis data ekonomi yang menunjukkan hasil lebih solid dari ekspektasi pasar.

“Rupiah diperkirakan melemah terhadap dollar AS yang rebound setelah data menunjukkan aktivitas ekonomi dan manufaktur AS yang lebih kuat dari perkiraan,” ujar Lukman Leong kepada Kompas.com.

Meskipun demikian, Lukman memproyeksikan pelemahan rupiah tidak akan terlalu dalam. Ketidakpastian terkait arah kebijakan tarif perdagangan global masih menjadi faktor yang menahan penguatan dollar secara agresif.

Advertisement

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)

Pada Selasa sore, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga ditutup melemah. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks terkoreksi sebesar 115,248 poin atau turun 1,37 persen, mencapai level 8.280,833.

IHSG dibuka pada posisi 8.428,050 dan sempat menguat ke level tertinggi harian di 8.437,089. Namun, penguatan tersebut tidak bertahan lama, dan indeks terkoreksi hingga menyentuh angka 8.259,477 sebelum akhirnya ditutup di zona merah.

Dalam perdagangan hari itu, sebanyak 567 saham melemah, jauh lebih banyak dibandingkan 153 saham yang menguat dan 99 saham yang stagnan. Total volume perdagangan tercatat mencapai 60,527 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 29,181 triliun dan frekuensi perdagangan 3.402.430 kali transaksi. Kapitalisasi pasar menyentuh angka Rp 14.925,318 triliun.

Informasi mengenai pergerakan nilai tukar rupiah dan IHSG ini disampaikan berdasarkan data perdagangan pada Selasa, 24 Februari 2026, serta analisis dari Doo Financial Futures.

Advertisement