Sepak Bola

Sanksi Disiplin: Cesc Fabregas Ungkap Alasan Cadangkan Nico Paz di Laga Krusial Como vs Lecce

Advertisement

Pelatih Como, Cesc Fabregas, mengungkapkan alasan di balik keputusan mencadangkan bintang muda Nico Paz saat timnya menghadapi Lecce dalam lanjutan Liga Italia 2025-2026. Laga yang berlangsung di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada Sabtu (28/2/2026) itu berakhir dengan kemenangan Como 3-1.

Keputusan Fabregas untuk tidak menurunkan Nico Paz sejak awal pertandingan sempat menimbulkan spekulasi di kalangan penggemar dan media. Banyak yang menduga hal ini merupakan strategi untuk mengistirahatkan sang pemain jelang semifinal Coppa Italia melawan Inter Milan.

Alasan Fabregas Cadangkan Nico Paz

Dalam konferensi pers selepas laga, Cesc Fabregas secara terang-terangan menyatakan bahwa Nico Paz mendapatkan sanksi disiplin. Menurut laporan Sky Sports, sanksi tersebut diberikan lantaran Nico Paz terlambat hadir pada acara makan malam tim yang merupakan bagian dari persiapan laga krusial tersebut.

Meskipun demikian, Paz tetap diturunkan pada menit ke-64, menggantikan Mergim Vojvoda. Hal ini mengindikasikan tidak adanya ketegangan berkepanjangan antara pemain dan pelatih setelah peringatan diberikan.

Nico Paz sendiri tengah berada dalam performa impresif bersama Como di Serie A musim ini, dengan catatan 9 gol dan 6 assist dari 26 pertandingan.

Jalannya Laga Como vs Lecce

Dalam pertandingan pekan ke-27 Liga Italia tersebut, Lecce sempat unggul lebih dulu melalui gol Lassana Coulibaly pada menit ke-14. Namun, Fabregas berhasil mengubah taktik timnya, yang berbuah tiga gol balasan dari Anastasios Douvikas (18′), Jesus Rodriguez (36′), dan Marc-Oliver Kempf (44′), memastikan kemenangan Como 3-1.

Advertisement

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Como jelang laga semifinal Coppa Italia yang akan datang melawan Inter Milan.

Pujian Fabregas untuk Kedewasaan Tim

Di sisi lain, Fabregas memuji penampilan timnya dalam laga melawan Lecce sebagai sebuah ‘penampilan penuh kedewasaan’. Eks pemain Arsenal itu menekankan bahwa anggota tim Como sudah lebih kuat dan mampu menunjukkan diri dalam kompetisi yang panjang.

“Ini adalah sebuah perjalanan, akan ada pasang surut,” ujar Fabregas. “Kami mencoba menciptakan rasa keberlanjutan kesuksesan, semakin sering kami bermain bersama, semakin baik kami. Ini adalah tim yang terus berkembang.”

Fabregas juga menyoroti kecerdasan para pemainnya. “Saya mengatakan kepada para pemain, saya tenang, karena saya tahu kalian dapat mengenali kesalahan kalian dan meningkatkan standar. Ini adalah kelompok pemain yang cerdas, ketika mereka melakukan kesalahan sekali, mereka tidak akan mengulanginya lagi,” pungkasnya.

Informasi mengenai sanksi disipliner dan pernyataan Fabregas disampaikan melalui konferensi pers pasca-laga yang dirilis pada Sabtu (28/2/2026).

Advertisement