Sepak Bola

Sassuolo Ukir Kemenangan Dramatis atas Atalanta dengan 10 Pemain, Jay Idzes Soroti Pertahanan Solid

Advertisement

Sassuolo berhasil menorehkan sejarah dalam lanjutan Liga Italia musim 2025-2026 setelah secara heroik menaklukkan Atalanta dengan skor 2-1 di Stadion Mapei pada Minggu (1/3/2026). Kemenangan dramatis ini diraih Neroverdi, julukan Sassuolo, meski harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-16, dengan bek timnas Indonesia Jay Idzes menjadi bagian krusial dari skuad asuhan Fabio Grosso.

Laga “Gila” dan Kartu Merah Cepat

Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, tidak ragu menyebut duel kontra Atalanta sebagai pertandingan yang “gila”. “Anak-anak ini menuliskan nama mereka dalam buku sejarah klub ini,” ujar Grosso kepada DAZN Italia, seperti dilansir dari Football Italia.

Kejadian dramatis dimulai pada menit ke-16 ketika penyerang Sassuolo, Andrea Pinamonti, diganjar kartu merah langsung. Ia melakukan tekel keras terhadap pergelangan kaki Berat Djimsiti, membuat Sassuolo harus melanjutkan laga dengan 10 pemain melawan Atalanta, satu-satunya wakil Italia yang tersisa di Liga Champions musim ini.

Sassuolo Tampil Solid dengan 10 Pemain

Meski bermain dengan kekurangan jumlah pemain, Sassuolo justru menunjukkan performa yang solid dan mampu mencetak dua gol. Ismael Kone membuka keunggulan pada menit ke-23, diikuti oleh gol Kristian Thorstvedt di menit ke-69.

Pertahanan Sassuolo yang digalang oleh Jay Idzes dan Tarik Muharemovic terbukti sulit ditembus oleh Atalanta yang unggul jumlah pemain. Tim tamu hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui sepakan Yunus Musah pada menit ke-88.

Di menit-menit akhir pertandingan, Atalanta sempat memiliki peluang emas melalui tandukan Giorgio Scalvini. Namun, bola hanya membentur mistar gawang Sassuolo setelah sempat ditepis kiper Arijanet Muric, memastikan kemenangan tuan rumah.

Advertisement

Blok Krusial Jay Idzes dan Pujian Pelatih

Bek timnas Indonesia, Jay Idzes, turut menjadi sorotan berkat blok krusialnya terhadap upaya Nikola Krstovic. Idzes bahkan sempat meringkuk kesakitan usai bertubrukan badan dengan Krstovic, menunjukkan determinasi tinggi dalam menjaga pertahanan.

Fabio Grosso memuji penampilan para pemainnya, khususnya lini belakang. “Para bek kami tampil solid dan penuh determinasi, tidak mudah menjaga konsentrasi seperti itu selama 90 menit,” kata Grosso, yang pernah mengantar Italia juara Piala Dunia 2006.

“Kami senang bisa meraih poin-poin penting, dan melakukannya lewat penampilan seperti ini,” tambahnya. Kemenangan ini melanjutkan tren positif Sassuolo yang telah memenangi lima dari enam pertandingan terakhir mereka di Serie A, bahkan meraih hasil sempurna dalam tiga partai terkini.

Grosso juga menyoroti etos kerja tim. “Semua orang bekerja sangat keras hari ini, baik yang menjadi starter maupun yang masuk dari bangku cadangan. Anak-anak saya melakukan sesuatu yang benar-benar luar biasa hari ini,” pungkasnya, menekankan tingkat konsentrasi tinggi yang membuat tim menghabiskan energi lebih sedikit.

Informasi lengkap mengenai jalannya pertandingan dan pernyataan resmi pelatih Fabio Grosso disampaikan melalui laporan media olahraga terkemuka dan wawancara pasca-pertandingan yang dirilis pada Minggu (1/3/2026).

Advertisement