Sepak Bola

Sengketa Gaji Mbappe Berakhir: PSG Putuskan Tak Banding, Siap Lunasi Utang 61 Juta Euro

Advertisement

Paris Saint-Germain (PSG) secara resmi memutuskan untuk tidak mengajukan banding terkait putusan Pengadilan Buruh Prancis yang mewajibkan klub tersebut membayar utang gaji kepada mantan pemainnya, Kylian Mbappe. Keputusan ini secara definitif mengakhiri sengketa pembayaran gaji dan bonus yang telah berlangsung cukup lama antara kedua belah pihak.

Latar Belakang Sengketa Gaji Mbappe

Mbappe, yang membela PSG dari tahun 2017 hingga 2024, sebelumnya menuntut klub atas pembayaran gaji dan bonus yang belum dilunasi, dengan nilai awal sebesar 55 juta Euro. Pada November lalu, tuntutan tersebut dinaikkan menjadi 260 juta Euro.

Di sisi lain, PSG mengklaim Mbappe telah menyetujui untuk merelakan sebagian pendapatannya pada musim panas 2023. Kesepakatan ini terjadi ketika sang pemain dikembalikan ke skuad utama setelah sempat dibekukan karena menolak perpanjangan kontrak. Klub berjuluk Les Parisiens itu bahkan sempat balik menuntut Mbappe sebesar 440 juta Euro.

Putusan Pengadilan dan Kewajiban PSG

Pada Desember lalu, Pengadilan Buruh Prancis mengeluarkan putusan yang mengabulkan sebagian gugatan Mbappe. Pengadilan menetapkan bahwa Mbappe berhak menerima 61 juta Euro dari PSG.

PSG dinyatakan bersalah karena tidak membayar gaji Mbappe selama tiga bulan, serta bonus etika dan bonus penandatanganan yang seharusnya dibayarkan sesuai dengan kontrak kerja yang telah disepakati.

Sikap Resmi Paris Saint-Germain

Setelah putusan tersebut, PSG memiliki waktu satu bulan untuk mengajukan banding, terhitung sejak pemberitahuan resmi dari pengadilan diterima pada 20 Januari 2026. Namun, klub akhirnya memilih untuk tidak mengambil langkah tersebut.

Advertisement

“Dengan semangat tanggung jawab dan untuk mengakhiri secara definitif prosedur yang telah berlangsung terlalu lama, klub memilih untuk tidak memperpanjang perselisihan ini,” demikian bunyi pernyataan resmi PSG.

Pernyataan tersebut juga menambahkan, “PSG kini fokus sepenuhnya pada masa depan, berkonsentrasi pada proyek olahraga dan kesuksesan kolektifnya.”

Pengacara klub, Renaud Semerdjian, turut memberikan komentar. “Bertentangan dengan klaim palsu dari pemain dan rombongannya, klub telah memenuhi semua kewajiban, baik dalam publikasi putusan maupun dalam pembayaran penuh jumlah yang terutang,” jelas Semerdjian.

Kylian Mbappe sendiri telah resmi bergabung dengan Real Madrid sejak musim panas 2024. Informasi mengenai penyelesaian sengketa ini disampaikan melalui pernyataan resmi Paris Saint-Germain.

Advertisement