PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) secara bertahap mengirimkan 36.000 bata interlock presisi untuk mendukung pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kampung Talang, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat. Pengiriman material konstruksi ini bertujuan mempercepat pemulihan pascabencana banjir yang melanda wilayah tersebut pada November 2025.
Dukungan Material untuk Percepatan Pembangunan
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menyatakan bahwa dalam situasi pascabencana, masyarakat membutuhkan hunian yang aman dan layak dalam waktu yang cepat. Menurutnya, bata interlock presisi merupakan solusi konstruksi yang presisi, kuat, dan mampu mempercepat proses pembangunan huntap.
“Ini adalah bentuk nyata peran SIG dalam mendukung pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat yang terdampak,” ujar Vita dalam keterangan resmi pada Selasa, 24 Februari 2026.
Pembangunan huntap menggunakan teknologi bata interlock presisi ini telah dimulai melalui kolaborasi antara Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatra Barat dengan Kadin Indonesia. Kampung Talang, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang, menjadi lokasi awal penerapan teknologi tersebut bagi korban bencana.
SIG memastikan pasokan bata interlock presisi yang diproduksi melalui PT Semen Padang berada pada level memadai. Untuk tipe rumah 36, kapasitas pasokan disebut mampu mendukung pembangunan hingga 120 unit huntap per bulan. Potensi distribusi produk ini juga dapat menjangkau wilayah Sumatera Utara dan Aceh apabila kebutuhan pembangunan hunian meningkat.
Sebelumnya, bata interlock presisi telah diaplikasikan pada sejumlah proyek percontohan, termasuk pembangunan rumah contoh tipe 36 di kawasan strategis nasional Ibu Kota Nusantara (IKN), serta rumah contoh tipe 36 dan tipe 57 di Bambu Apus, Jakarta Timur. Penerapan ini menunjukkan efisiensi waktu konstruksi dan kualitas bangunan yang optimal.
Inovasi Bata Interlock Presisi dan Visi Pembangunan
Vita Mahreyni menambahkan, bata interlock presisi merupakan produk derivatif yang dikembangkan perusahaan sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Inovasi ini secara khusus mendukung percepatan dan pemerataan pembangunan infrastruktur perumahan serta penguatan kawasan permukiman yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Komitmen Keberlanjutan dan Semen Hijau SIG
Selain fokus pada pemulihan pascabencana, Vita menjabarkan bahwa aspek sosial dan lingkungan turut menjadi perhatian perusahaan dalam menjalankan operasional. Hal ini merupakan bagian dari komitmen SIG untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
SIG juga mengembangkan inovasi semen hijau yang diklaim memiliki emisi karbon lebih rendah hingga 38 persen dibandingkan semen konvensional. Produk tersebut turut memiliki tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) tinggi, yakni lebih dari 90 persen, sehingga berkontribusi pada penguatan industri nasional.
“Sehingga dengan menggunakan semen hijau SIG, berarti ikut berpartisipasi dalam upaya menurunkan emisi untuk menjaga kelestarian lingkungan dan di sisi lain mendukung kemajuan industri dalam negeri,” tutup Vita.
Informasi lengkap mengenai dukungan material konstruksi dan komitmen keberlanjutan SIG disampaikan melalui pernyataan resmi perusahaan yang dirilis pada Selasa, 24 Februari 2026.
