Penyerang Chelsea, Mykhailo Mudryk, kembali menjadi sorotan publik setelah diketahui berlatih di sebuah klub kecil di Inggris. Hal ini terjadi di tengah masa skorsing sementara yang dijatuhkan oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) atas dugaan pelanggaran doping yang menimpanya. Sejak November 2024, Mudryk belum mendapatkan kesempatan bermain dan terakhir kali masuk skuad Chelsea pada 1 Desember 2024, namun hanya sebagai penghangat bangku cadangan.
Tuduhan Doping dan Bantahan Mudryk
Terkait tuduhan doping, Mykhailo Mudryk dengan tegas membantah telah melakukan kesalahan apa pun. Ia mengonfirmasi bahwa sampel yang diberikannya kepada FA mengandung zat terlarang, namun menyatakan keterkejutannya.
“Saya dapat memastikan bahwa saya telah diberitahu bahwa sampel yang saya berikan kepada FA mengandung zat terlarang. Ini sungguh mengejutkan, karena saya tidak pernah dengan sengaja menggunakan zat terlarang atau melanggar aturan apa pun, dan saya bekerja sama dengan tim saya untuk menyelidiki bagaimana hal ini bisa terjadi,” jelas Mudryk, dikutip dari Sportbible.
Pemain asal Ukraina ini berharap sanksinya dapat segera dicabut agar bisa kembali merumput bersama Chelsea. “Saya tahu bahwa saya tidak melakukan kesalahan apa pun dan tetap berharap dapat segera kembali ke lapangan. Saya tidak dapat mengatakan lebih banyak sekarang karena kerahasiaan proses ini, tetapi saya akan mengatakannya sesegera mungkin,” tambahnya.
Latihan Mandiri di Lapangan Semi-Profesional
Laporan dari Daily Mail menyebutkan bahwa Mykhailo Mudryk memilih untuk berlatih di tim semi-profesional Uxbridge FC guna menjaga kebugarannya. Melalui akun Instagram pribadinya, Mudryk mengunggah video yang memperlihatkan dirinya melepaskan tembakan kaki kiri ke sudut atas gawang di stadion Honeycroft milik klub tersebut. Uxbridge FC sendiri merupakan kontestan dari Southern Football League, kompetisi semi-profesional yang berada di kasta 7-8 Liga Inggris.
Namun, jurnalis Ben Jacobs memberikan klarifikasi bahwa Mudryk tidak berlatih bersama tim Uxbridge FC. Ia hanya menyewa fasilitas lapangan 3G klub tersebut secara terpisah dari klub non-liga dan Chelsea. “Pemesanan ini dilakukan melalui tim Mudryk sendiri. Tidak ada yang diatur oleh Chelsea atau dapat diatur berdasarkan ketentuan larangan yang dikenakan kepadanya,” terang Jacobs.
Keputusan FA dan Sikap WADA
Mykhailo Mudryk masih menantikan keputusan resmi dari FA terkait kasusnya. Keputusan ini juga dinantikan oleh Badan Anti-Doping Dunia (WADA). Presiden WADA, Witold Banka, menyatakan bahwa FA belum memberikan keputusan disipliner dan pihaknya tidak mengetahui pasti kapan keputusan tersebut akan keluar.
“Pertama-tama, kami menunggu keputusan disiplin dalam kasusnya (dari Asosiasi Sepak Bola Inggris). Hingga hari ini, kami tidak tahu kapan keputusan itu akan keluar,” ujar Banka. Nantinya, WADA akan meminta dokumentasi pemain dan memutuskan apakah mereka setuju dengan keputusan disipliner tersebut. “Kita dapat mengajukan banding dalam dua kasus: jika kita menganggap keputusan tersebut terlalu keras atau terlalu lunak,” sambungnya.
Informasi lengkap mengenai isu ini disampaikan melalui pernyataan resmi Mykhailo Mudryk serta laporan dari media terkemuka yang dirilis pada awal Maret 2026.
