Sepak Bola

Soroti Performa Kiper Timnas Indonesia, Eks Ajax Ungkap Kritik Pedas untuk Maarten Paes

Advertisement

Kiper Tim Nasional Indonesia, Maarten Paes, kembali menjadi sorotan setelah tampil membela Ajax Amsterdam dalam laga pekan ke-25 Liga Belanda atau Eredivisie. Meskipun berhasil mencatatkan nirbobol saat bertandang ke markas PEC Zwolle pada Minggu (1/2/2026) waktu setempat, performa Paes menuai kritik tajam dari dua mantan pemain legendaris Ajax.

Kritik Tajam dari Mantan Bintang Ajax

Analis sepak bola Denmark sekaligus mantan pemain Ajax, Kenneth Perez, menilai performa Paes belum memenuhi standar klub raksasa tersebut. “Mereka memiliki penyebab masalah terbesar di depan gawang dalam waktu yang lama,” ujar Perez.

Perez secara spesifik menyoroti kemampuan distribusi bola Paes. “Dia (Maarten Paes) memainkan umpan-umpan paling gila dan yang sangat lemah. Anda harus memainkan umpan yang tepat atau tidak sama sekali. Itu selalu terjadi di Ajax,” tambahnya, menekankan bahwa Paes belum pernah menunjukkan gaya bermain seperti itu sebelum bergabung dengan Ajax.

Pandangan serupa disampaikan oleh Marciano Vink. “Hal itu tidak dapat diterima untuk seorang kiper Ajax,” tegas Vink. Ia juga menyoroti statistik kehilangan bola Ajax yang mencapai 157 kali, jauh di atas rata-rata tim papan bawah Eredivisie yang berkisar antara 100 hingga 120 kali, bahkan lebih tinggi dari NAC yang mencatatkan 140 kali.

Statistik dan Momen Kunci Maarten Paes di Laga Kontra PEC Zwolle

Terlepas dari kritik yang dilayangkan, catatan statistik Maarten Paes menunjukkan performa yang cukup baik. Menurut Sofascore, ia mendapatkan nilai 8,3, menjadi yang tertinggi dalam pertandingan tersebut. Paes berhasil melakukan dua penyelamatan krusial, satu sapuan, dan mencatat 32 operan akurat dari 41 percobaan, dengan tingkat keberhasilan 78 persen.

Advertisement

Ini merupakan penampilan kedua Paes sejak direkrut pada bursa transfer Januari 2026. Pada laga debutnya melawan NEC Nijmegen, ia juga tampil impresif dengan tujuh penyelamatan dari delapan percobaan lawan dan meraih nilai 7,8.

Selama pertandingan menghadapi PEC Zwolle, kiper berdarah Indonesia ini melakukan dua penyelamatan dari dua tembakan tepat sasaran. Pada babak kedua, Paes sempat terlihat mengenakan topi untuk mengurangi silau matahari, dan berhasil menggagalkan peluang dari Thijs Oosting serta Tristan Gooijer.

Meskipun mencatat clean sheet, Paes sempat berada dalam situasi berbahaya pada menit ke-65. Ia menerima umpan pendek di area sendiri, lalu melepas tendangan saat ditekan oleh Younes Namli. Bola membentur kaki lawan dan mengarah ke Koen Kostons di depan gawang. Beruntung, Kostons gagal mengontrol bola dengan baik, sehingga Paes dapat segera mengamankannya. Laga Zwolle vs Ajax Amsterdam berakhir dengan skor 0-0.

Informasi lengkap mengenai performa dan kritik terhadap Maarten Paes ini disampaikan melalui laporan pertandingan dan analisis media sepak bola setelah laga Eredivisie pada Minggu, 1 Februari 2026.

Advertisement