Finansial

Survei Ipsos 2026 Ungkap Pergeseran Peta Persaingan Dompet Digital: ShopeePay Pimpin Sejumlah Indikator Kunci

Advertisement

Dominasi ShopeePay dalam Indikator Utama

Dalam survei ini, ShopeePay tercatat memimpin di sejumlah indikator penting. Pada indikator merek yang paling pertama diingat (Top of Mind), 41 persen responden memilih ShopeePay, diikuti DANA (26 persen), GoPay (23 persen), dan OVO (8 persen).

Penggunaan dalam tiga bulan terakhir juga menempatkan ShopeePay di posisi teratas dengan 91 persen, mengungguli GoPay (67 persen), DANA (67 persen), dan OVO (44 persen). Dari sisi frekuensi transaksi bulanan, rata-rata responden melakukan 23 kali transaksi per bulan menggunakan ShopeePay, lebih tinggi dibandingkan kompetitor lainnya.

Evolusi Persaingan dan Peran Ekosistem

Executive Director Ipsos Indonesia, Andi Sukma, menjelaskan bahwa peta persaingan dompet digital telah berubah signifikan. “Peta persaingan dompet digital kini berevolusi dari sekadar meningkatkan awareness menjadi perlombaan membangun ekosistem digital yang terintegrasi,” ujar Andi secara virtual pada Senin, 23 Februari 2026.

Andi menambahkan, “Preferensi pengguna tidak lagi hanya soal siapa yang paling dikenal, tetapi siapa yang paling mampu hadir mulus di setiap titik sentuh kehidupan finansial masyarakat.”

Faktor Penentu Pilihan Pengguna

Keputusan masyarakat dalam memilih dompet digital tidak hanya ditentukan oleh satu aspek, melainkan kombinasi antara promosi, integrasi layanan, jangkauan merchant, hingga kemudahan dan keamanan aplikasi.

Strategi Promosi yang Efektif

Tiga jenis promo yang paling diminati responden adalah gratis biaya administrasi (79 persen), cashback (71 persen), serta diskon atau potongan harga (66 persen). Dalam aspek gratis biaya admin, ShopeePay dinilai paling unggul dengan 56 persen. Untuk kategori cashback, ShopeePay kembali memimpin dengan 63 persen, dan dalam hal diskon merchant, ShopeePay menempati posisi pertama dengan 65 persen.

Advertisement

Integrasi Layanan dan Jangkauan Merchant

Integrasi layanan dalam satu ekosistem kini menjadi keunggulan strategis. Dompet digital yang terhubung dengan platform e-commerce dan layanan digital lain cenderung lebih sering digunakan. Dalam konteks ini, ShopeePay tercatat sebagai dompet digital yang paling sering digunakan untuk transaksi daring dengan persentase 68 persen.

Jangkauan merchant juga menjadi pertimbangan penting, terutama melalui QRIS untuk transaksi offline. Survei menunjukkan ShopeePay dinilai memiliki jaringan merchant terluas dengan 57 persen. Untuk pembelian paket data dan pembayaran tagihan, ShopeePay juga memimpin dengan 53 persen, didorong oleh promo bebas biaya admin dan harga token listrik yang kompetitif.

Kemudahan Penggunaan dan Keamanan

Faktor fundamental lainnya adalah kemudahan penggunaan dan keamanan. Pada indikator kemudahan top-up, ShopeePay memimpin dengan 51 persen, diikuti GoPay (46 persen), DANA (45 persen), dan OVO (40 persen). Dari sisi keamanan, ShopeePay kembali memperoleh nilai tertinggi dengan 55 persen, mengungguli para pesaingnya.

Andi Sukma menegaskan, “Promo memang menjadi pintu masuk utama. Namun dalam jangka panjang, integrasi ekosistem, kemudahan penggunaan, keamanan, dan relevansi terhadap gaya hidup akan menjadi faktor pembeda utama.”

Informasi lengkap mengenai isu ini disampaikan melalui pernyataan resmi Ipsos Indonesia yang dirilis pada Senin, 23 Februari 2026.

Advertisement