Sepak Bola

Terdampak Perang Iran, PV Sindhu Batalkan Keberangkatan ke All England 2026 Setelah Alami Ledakan di Dubai

Advertisement

Pebulu tangkis tunggal putri top India, Pusarla Sindhu, dipastikan mundur dari turnamen bergengsi All England 2026. Keputusan ini diambil setelah Sindhu terjebak di Dubai akibat eskalasi konflik militer antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel yang menyebabkan penutupan wilayah udara.

Momen Mencekam di Dubai

Laporan dari Times of India menyebutkan bahwa Pusarla Sindhu bersama staf pelatihnya, termasuk pelatih asal Indonesia Irwansyah, masih tertahan di Dubai. Mereka tidak dapat melanjutkan perjalanan ke Inggris karena pemberlakuan larangan terbang di bandara setempat.

Sindhu bahkan secara langsung mengalami kengerian ledakan di dekat lokasi ia berlindung. Melalui unggahan di Instagram Story pada Minggu (1/3/2026), Sindhu menceritakan pengalamannya.

“Telah terjadi ledakan di dekat tempat kami berlindung di bandara. Pelatih saya sampai harus berlari keluar dari area itu karena dia paling dekat dengan asap dan puing-puing,” tulis Sindhu. “Sungguh momen yang menegangkan dan menakutkan bagi kami semua. Sekarang sudah aman karena kami dipindahkan ke tempat lain berkat upaya tanpa henti dari petugas bandara dan otoritas Dubai.”

Meskipun telah dipindahkan ke tempat aman, Sindhu tidak memungkinkan tiba di Inggris tepat waktu untuk All England 2026. Situs resmi BWF telah mengonfirmasi mundurnya peraih dua medali Olimpiade tersebut.

Respons BWF dan Penyesuaian Jadwal

Menanggapi situasi yang menimpa Pusarla Sindhu dan dampak konflik militer di Timur Tengah, Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) merilis pernyataan resmi. BWF menyatakan kesiapan untuk melakukan penyesuaian jadwal All England 2026.

Kebijakan khusus diberikan kepada atlet-atlet yang terdampak perang, asalkan mereka bisa tiba sebelum hari H kompetisi, yakni Selasa (3/3/2026). Namun, Pusarla Sindhu tetap tidak dapat melanjutkan perjalanan dan terpaksa mengubur mimpinya tampil di turnamen tersebut.

“Pengawasan terhadap situasi dan siap sedia membantu delegasi yang mengalami penundaan atau perubahan rute penerbangan,” demikian pernyataan resmi BWF. “Semua ini termasuk meninjau dan mempersiapkan kemungkinan penyesuaian jadwal kompetisi jika ada keterlambatan terkait kedatangan delegasi.”

Advertisement

Posisi Pusarla Sindhu di All England 2026 kini digantikan oleh pemain reserve asal Taiwan, Huang Yu-Hsun.

Daftar Atlet Lain yang Mundur dari All England 2026

Selain Pusarla Sindhu, tiga atlet lain juga batal berlaga di All England 2026 dengan alasan berbeda:

  • Kirsty Gilmour (Skotlandia): Tunggal putri ini mengalami cedera saat berlaga di German Open 2026 pekan lalu. Posisinya digantikan oleh tunggal putri Taiwan, Wen Chi Su.
  • Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran (Thailand): Pasangan ganda campuran ini menarik diri karena Supissara sedang dirawat di rumah sakit. Mereka digantikan oleh ganda campuran reserve, Wu Guan Xun/Lee Chia Hsin dari Taiwan.

Dampak pada Wakil Indonesia

Mundurnya pasangan ganda campuran Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran, turut berdampak pada wakil Indonesia. Pasangan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu mengalami perubahan bagan pertandingan.

Jafar/Felisha kini akan berjumpa dengan Gua Jia Xuan/Wu Meng Ying dari China. Situasi ini juga membuka skenario duel sesama wakil Merah Putih antara Jafar/Felisha melawan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, apabila keduanya berhasil melangkah ke babak 16 besar All England 2026.

Informasi lengkap mengenai mundurnya Pusarla Sindhu dan penyesuaian jadwal All England 2026 disampaikan melalui pernyataan resmi BWF dan laporan media terkait pada Selasa, 03 Maret 2026.

Advertisement