Finansial

Terungkap! Ini Ambang Batas Kekayaan yang Harus Anda Miliki untuk Jadi Orang Kaya di 2026

Advertisement

Standar kekayaan untuk digolongkan sebagai kelompok kelas atas atau orang kaya terus mengalami pembaruan. Pada tahun 2026, ambang batas kekayaan bersih seseorang ditetapkan di kisaran 2 juta dolar AS hingga 5 juta dolar AS, menurut penasihat keuangan Kevin Marshall.

Ambang Batas Kekayaan Bersih 2026

Mengutip website Go Banking Rates, CPA dan penasihat keuangan Kevin Marshall menyebutkan bahwa ambang batas kekayaan kelas atas berada di kisaran 2 juta dolar AS hingga 5 juta dolar AS. Angka ini merujuk pada total kekayaan bersih atau net worth, yakni seluruh aset dikurangi utang.

“Jumlah pastinya berbeda-beda tergantung di mana Anda tinggal,” ujar Marshall. Menurutnya, lokasi menjadi faktor penting yang menentukan patokan kekayaan seseorang.

Masyarakat perkotaan dengan biaya hidup tinggi cenderung memiliki standar kekayaan mendekati 5 juta dolar AS. Sementara itu, di daerah dengan biaya hidup lebih rendah, angka sekitar 2 juta dolar AS sudah bisa dikategorikan sebagai kelas atas.

Kunci Mapan Finansial: Kebiasaan Mengelola Uang

Marshall menilai bahwa kekayaan bersih hanyalah gambaran sesaat. Hal yang membedakan seseorang benar-benar mapan secara finansial adalah kebiasaan dalam mengelola uang.

Contohnya adalah berinvestasi ke reksa dana, real estate, ekuitas bisnis, dan aset lainnya yang dapat menumbuhkan kekayaan. Investasi ini harus stabil dan terdiversifikasi.

Advertisement

“Investasi biasanya menjadi tulang punggung. Tapi bukan jenis investasi ‘lempar uang ke saham yang sedang naik daun’, tetapi pendekatan yang stabil dan terdiversifikasi yang membangun pertumbuhan sekaligus menghasilkan pendapatan pasif,” jelas Marshall.

Selain investasi, kalangan atas juga menyisihkan pendapatannya untuk dana darurat dan dana peluang. Dana peluang dibutuhkan agar mereka mampu bertindak cepat ketika ada kesempatan investasi yang bagus.

Stabilitas Keuangan sebagai Indikator Utama

Menurut CEO REAP Financial Chris Heerlein, ciri utama seseorang mulai masuk kelas atas bukanlah seberapa cepat ia memperbesar kekayaan. Justru, stabilitas kondisi keuangannya menjadi penentu.

Kelompok kelas atas umumnya sudah memiliki arus kas yang terprediksi. Mereka mengetahui sumber pendapatan jangka panjang, memahami besaran pengeluaran tetap, serta siap menghadapi situasi darurat tanpa harus mengubah gaya hidup atau mengorbankan rencana jangka panjang.

“Kedengarannya sederhana, bahkan membosankan, tetapi dibutuhkan perencanaan yang luar biasa untuk mencapai titik di mana kehidupan finansial Anda cukup tenang sehingga kejutan tidak akan mengacaukan segalanya,” sebut Heerlein.

Informasi mengenai pembaruan standar kekayaan ini diungkapkan berdasarkan analisis dari website Go Banking Rates serta pernyataan dari pakar keuangan Kevin Marshall dan Chris Heerlein.

Advertisement