Thomas Mueller menilai Kai Havertz bisa menjadi figur penting bagi Timnas Jerman di Piala Dunia 2026. Penilaian itu muncul saat Jerman bersiap tampil di Grup E bersama Curacao, Pantai Gading, dan Ekuador.
Mueller mengatakan Jerman saat ini belum memiliki ujung tombak yang benar-benar berbahaya. Menurut dia, Havertz adalah pemain yang paling berpotensi memberi ancaman besar kepada pertahanan lawan.
Pernyataan Mueller soal peran Havertz
Di hadapan Juergen Klopp, Mueller menegaskan pentingnya peran Havertz di lini depan Jerman. Ia menyebut pemain Arsenal itu sebagai opsi utama untuk posisi penyerang nomor sembilan.
“Bagi saya, Kai Havertz adalah pemain kunci bagi tim ini. Dia adalah pilihan utama di lini depan sebagai pemain nomor sembilan, dan jika memungkinkan, dia seharusnya bermain setiap menitnya,” kata Mueller di hadapan Juergen Klopp.
Mueller juga menyoroti struktur tim Jerman yang menurutnya belum memiliki tulang punggung yang jelas. Karena itu, ia menilai kehadiran Havertz di lapangan sangat penting untuk memberi kualitas di lini serang.
“Kami memiliki banyak sekali pemain berbakat, tetapi mungkin kami tidak memiliki tulang punggung tim yang jelas. Itulah mengapa sangat penting bagi saya bahwa Kai Havertz berada di lapangan dengan kualitasnya. Saya ingin melihat Kai Havertz di lapangan setiap menitnya.”
Kondisi Havertz dan opsi lain di lini depan
Di sisi lain, Havertz disebut baru benar-benar pulih dalam satu setengah bulan terakhir. Sebelumnya, ia beberapa kali mengalami cedera saat membela Arsenal.
Meski menempatkan Havertz sebagai andalan utama, Mueller menyebut Jerman masih memiliki alternatif lain di sektor depan. Ia menyinggung nama Niclas Fullkrug dan Deniz Undav sebagai opsi tambahan.
“Jika dia tidak bisa melanjutkan, maka kami memiliki pilihan lain – (Niclas) Fullkrug, (Deniz) Undav – semuanya pemain bagus. Tapi Kai adalah andalan saya,” tegas mantan pemain Timnas Jerman itu.
Jerman di Grup E Piala Dunia 2026
Pada Piala Dunia 2026, Jerman tergabung di Grup E. Die Mannschaft akan bersaing dengan Curacao, Pantai Gading, dan Ekuador pada fase grup.
Pernyataan Mueller menempatkan Havertz sebagai salah satu sorotan utama dalam persiapan Jerman menuju turnamen tersebut, terutama di tengah kebutuhan tim akan sosok sentral di lini depan.
