Sepak Bola

UCL 2025/2026: 30 Klub Berebut Tiket 16 Besar dan Play-off di Hari Penentuan 28 Januari

Rabu, 28 Januari 2026, akan menjadi hari penentuan bagi puluhan klub elite Eropa dalam fase awal Liga Champions UEFA (UCL) musim 2025/2026. Sebanyak 30 tim akan “berperang” di laga kedelapan secara serentak demi memperebutkan tiket langsung ke babak 16 besar atau slot play-off yang krusial.

Persaingan Sengit di Fase Awal Liga Champions

Manajer Manchester City, Josep Guardiola, menanggapi kekalahan timnya 1-3 dari Bodo/Glimt dengan realistis, mengingatkan bahwa kekalahan adalah bagian dari sepak bola. Ia menyoroti fakta bahwa City, yang mengoleksi 13 poin, tidak sendirian dalam situasi genting ini.

Guardiola menyebut ada delapan tim yang memiliki 13 poin di fase awal UCL, termasuk “tim terbaik dunia”. Selain Manchester City, tujuh klub lain yang mengumpulkan poin sama adalah Paris Saint-Germain, Newcastle United, Chelsea, Barcelona, Sporting CP, Atletico Madrid, dan Atalanta.

Kedelapan tim ini menempati peringkat 6 hingga 13, hanya terpaut selisih gol yang amat tipis. Situasi ini menjadikan laga kedelapan fase awal UCL pada 28 Januari atau 29 Januari 2026 (Waktu Indonesia) sebagai momen krusial untuk menentukan nasib mereka.

Dari total 36 klub, enam tim telah memastikan nasibnya: Arsenal dan Bayern Munchen sudah mengunci tiket 16 besar, sementara empat klub dengan poin terendah telah gugur. Ini menyisakan 14 tiket ke fase 16 besar UCL yang akan diperebutkan secara dramatis.

Nasib Manchester City dan Galatasaray

Manchester City, yang kini terpojok di peringkat 11 dengan selisih gol +4, akan berduel melawan klub Turkiye, Galatasaray. Kemenangan akan membuka peluang City untuk masuk peringkat 8, namun kelolosan mereka juga bergantung pada hasil pertandingan tujuh pesaingnya.

Galatasaray, yang berada di peringkat 17 dengan 10 poin dan selisih gol nol, juga belum aman untuk mengunci tiket play-off. Kemenangan atas City akan sangat membantu mereka mengamankan posisi, sementara kekalahan bisa membuat mereka harus berjuang di babak play-off seperti musim lalu.

Duel Krusial PSG vs Newcastle dan Tekanan Chelsea

Juara bertahan PSG akan menghadapi laga berat melawan Newcastle United. Kedua klub ini duduk di peringkat 6 dan 7, hanya terpaut selisih gol, dan berjuang untuk lolos langsung ke 16 besar. Namun, nasib mereka juga ditentukan oleh hasil lima klub lain yang mengoleksi 13 poin.

Manajer PSG, Luis Enrique, menyesali kekalahan 1-2 dari Sporting CP di Lisbon pada laga keenam, yang membuat timnya berada dalam posisi sulit. Jika kalah lagi dari Newcastle, PSG harus melalui babak play-off, sebuah skenario yang mereka alami musim lalu sebelum akhirnya menjadi kampiun Eropa.

Chelsea juga menghadapi situasi serupa, berada di peringkat 8 dengan 13 poin dan selisih gol +6. Mereka akan bertandang ke markas Napoli, Stadion Diego Armando Maradona. Kemenangan akan mempertahankan posisi mereka untuk lolos langsung, namun tetap bergantung pada hasil pesaing.

Rekor tandang Chelsea di UCL musim ini cukup buruk, dengan satu seri dan dua kekalahan. Pertemuan ini juga menghidupkan kenangan Antonio Conte, mantan pelatih Chelsea yang kini melatih Napoli, yang bertekad membawa timnya melaju di UCL.

Napoli, juara Serie A musim lalu, kini terdampar di peringkat 25 dengan 8 poin dan selisih gol -5. Mereka wajib menang atas Chelsea untuk membuka peluang naik ke peringkat 24, batas akhir untuk babak play-off. Kekalahan atau seri akan mengakhiri petualangan mereka di Eropa.

Barcelona dan Sporting CP di Ambang Penentuan

Arsitek Barcelona, Hansi Flick, juga menghadapi malam yang tidak tenang menjelang laga kedelapan UCL. Kekalahan 0-3 dari Chelsea pada November lalu membuat Barca tergencet. Kabar baiknya, Barca dalam tren positif dan akan berlaga di Camp Nou melawan Copenhagen.

Copenhagen, dari Denmark, datang ke Catalunya dengan misi mengamankan tempat di babak play-off. Talenta muda Barcelona, Lamine Yamal, diharapkan dapat menjadi penentu di lapangan, bukan hanya di media sosial.

Sporting CP, yang dikenal sebagai “pembunuh raksasa” setelah menumbangkan PSG, akan menantang Athletic Bilbao di Stadion San Mames. Kemenangan akan memberi Sporting peluang masuk peringkat 3-8, meskipun itu juga bergantung pada hasil tujuh klub pesaing.

Athletic Bilbao, yang berada di peringkat 23, juga dalam situasi “hidup atau mati” untuk lolos ke babak play-off. Mereka rentan dilewati klub-klub di bawahnya jika gagal meraih poin.

Atletico Madrid, Atalanta, Inter, dan Juventus Berjuang

Atletico Madrid terancam terjerumus ke babak play-off jika kalah dari Bodo/Glimt, tim yang membungkam City 3-1 di laga ketujuh. Pelatih Diego Simeone berharap timnya menang dan pesaing lain gagal meraih poin penuh.

Bodo/Glimt sendiri berhasrat melompat ke peringkat 24, jatah terakhir play-off, sehingga wajib menang. Hasil seri atau kalah hanya akan memperkuat sinyalemen bahwa kemenangan mereka atas City sebelumnya adalah karena kondisi City yang goyah.

Atalanta akan melawat ke kandang Union Saint-Gilloes. Di atas kertas, Atalanta diunggulkan, namun dengan selisih gol +1, mereka perlu menang besar untuk merawat peluang mengunci peringkat 8, yang juga bergantung pada hasil tujuh klub pesaing.

Inter Milan dan Juventus, finalis dan mantan juara UCL, kini berada di peringkat 14 dan 15 dengan 12 poin. Kemenangan di laga terakhir tidak menjamin mereka menyegel peringkat 8 jika ada klub pengumpul 13 poin yang menang, sehingga play-off menjadi skenario paling mungkin bagi keduanya.

Real Madrid, Liverpool, dan Tottenham di Posisi Lebih Aman

Real Madrid berada di posisi yang lebih menguntungkan, menempati peringkat 3 dengan 15 poin dan selisih gol +11. Mereka hampir pasti lolos ke 16 besar jika bermain seri melawan Benfica, yang diasuh mantan pelatihnya, Jose Mourinho.

Mourinho termotivasi untuk membawa Benfica masuk play-off, sehingga kemenangan atas Los Blancos menjadi wajib bagi mereka, meskipun peluangnya kecil.

Liverpool (peringkat 4, 15 poin, selisih gol +6) akan menghadapi Qarabag, sementara Tottenham Hotspur (peringkat 6, 14 poin, selisih gol +8) melawat ke Eintracht Frankfurt. Kedua klub ini perlu menang untuk mengamankan posisi di peringkat 8.

Hasil seri atau kalah dapat mengancam posisi mereka dari barisan klub pengumpul 13 poin. Pelatih kedua klub, Arne Slott dan Thomas Frank, juga sedang tertekan di liga domestik, sehingga tiket langsung ke 16 besar akan meredakan tekanan.

Babak Gugur: Ujian Sejati Liga Champions

Sebanyak 18 laga yang melibatkan 36 klub Eropa akan tersaji pada 29 Januari 2026 (WIB). Delapan tim peringkat 1-8 berhak atas tiket langsung ke 16 besar, sementara peringkat 9-24 harus melakoni babak play-off kandang dan tandang.

Delapan pemenang play-off akan melaju ke 16 besar, memulai babak gugur yang seringkali menyajikan laga seru, dramatis, dan tak terduga.

Pecinta Arsenal dan Bayern Munchen, yang sudah mengunci tiket 16 besar, diingatkan untuk tidak jemawa. Fase awal UCL tidak lebih menentukan dari babak gugur.

Musim lalu, Liverpool yang menempati peringkat 1 fase awal UCL, tersingkir di babak 16 besar oleh PSG, yang harus menempuh play-off. PSG kemudian melaju hingga menjadi juara, menunjukkan bahwa babak gugur adalah penentu sesungguhnya.

Semua cerita di Liga Champions musim 2025/2026 ini akan ditetapkan di hari penentuan, 28 Januari 2026 waktu Eropa. Bukan hanya Pep Guardiola yang cemas, 29 manajer/pelatih lainnya juga merasakan ketegangan yang sama, di mana kemenangan berarti napas, dan kekalahan berarti terjungkal.

Informasi mengenai dinamika persaingan di fase awal Liga Champions UEFA musim 2025/2026 ini disampaikan berdasarkan data klasemen dan jadwal pertandingan resmi yang dirilis oleh UEFA.