Hujan, sebagai salah satu nikmat besar dari Allah SWT, seringkali menjadi momen bagi umat Islam untuk memanjatkan doa. Rasulullah SAW mengajarkan berbagai amalan doa yang dapat dibaca saat hujan turun, baik sebagai bentuk syukur maupun permohonan perlindungan dari potensi bencana.
Praktik berdoa ini tidak hanya menjadi wujud penghambaan, tetapi juga pengingat akan kekuasaan Allah SWT dalam mengatur alam semesta. Al-Qur’an dalam Surah Al-Mu’minun ayat 18 menegaskan, “Dan Kami turunkan air dari langit dengan suatu ukuran; lalu Kami jadikan air itu menetap di bumi, dan pasti Kami berkuasa melenyapkannya.”
Doa Saat Turun Hujan
Ketika hujan mulai membasahi bumi, umat Islam dianjurkan membaca doa berikut:
اَللَّهُمَّ صَيِّبًا هَنِيًّا وَسَيِّبًا نَافِعًا
Allahumma shayyiban haniyya wa sayyiban nafi‘a.
Artinya: “Wahai Tuhanku, jadikan ini hujan terpuji kesudahannya dan menjadi aliran air yang bermanfaat.”
Doa Ketika Hujan Deras Memohon Perlindungan
Apabila hujan turun dengan intensitas tinggi dan dikhawatirkan membawa dampak buruk, Rasulullah SAW mengajarkan doa untuk memohon perlindungan agar hujan tersebut membawa berkah, bukan mudarat:
اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا ,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ
Allahumma hawalaina wa la ‘alaina. Allahumma ‘alal akami wal jibali, waz zhirabi, wa buthunil awdiyati, wa manabitis syajari.
Artinya: “Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami (memberkahi), bukan di atas kami (memudharatkan). Ya Allah, turukanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah, dan tempat tumbuh pohon.”
Doa Saat Awan Mendung
Saat langit diselimuti awan mendung yang berpotensi menurunkan hujan, terdapat doa yang dapat dipanjatkan untuk memohon rahmat dan menghindari azab:
اللهُمَّ سَيْبَ رَحْمَةٍ وَلَا سَيْبَ عَذَابٍ
Allahumma saiba rahmatin wa lâ saiba ‘adzâbin
AdvertisementArtinya: “Ya Allah, berikanlah rahmat dan jangan berikan azab.”
Doa Ketika Hujan dan Petir
Fenomena petir yang menyertai hujan seringkali menimbulkan kekhawatiran. Rasulullah SAW mengajarkan doa untuk mengingat kebesaran Allah SWT saat mendengar petir:
سُبْحَانَ الَّذِي يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالْمَلَائِكَةُ مِنْ خِيفَتِهِ
Subhaanalladzii yusabbihur ro’du bihamdihi wal malaaikatu min khiifatih
Artinya: “Maha Suci Allah yang dengan memuji-Nya bertasbillah halilintar dan juga para malaikat karena takut kepada-Nya.”
Doa Setelah Turun Hujan
Setelah hujan reda, umat Islam juga dianjurkan untuk membaca doa sebagai bentuk syukur atas nikmat yang telah diberikan:
مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللـهِ ورَحْمَتِهِ
Muthirnaa bifadhlillahi wa rahmatihi
Artinya: “Kami diturunkan hujan berkat rahmat dan anugrah dari Allah SWT.”
Waktu turunnya hujan termasuk salah satu waktu yang mustajab untuk berdoa. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa dan memanjatkan hajatnya pada momen tersebut.
Informasi mengenai kumpulan doa ini disampaikan berdasarkan ajaran Rasulullah SAW yang dikutip dari berbagai sumber keagamaan terpercaya, termasuk laporan dari Antara.
