Bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Rabu (18/2/2026) waktu setempat, didorong oleh performa positif saham-saham teknologi raksasa. Kenaikan ini dipicu oleh meredanya kekhawatiran investor terhadap sektor kecerdasan buatan (AI) yang sempat tertekan pada awal bulan.
Kinerja Indeks Utama Wall Street
Indeks S&P 500 tercatat naik 0,56 persen ke level 6.881,31, sementara Nasdaq Composite yang didominasi saham teknologi menguat 0,78 persen menjadi 22.753,64. Di sisi lain, Dow Jones Industrial Average turut bertambah 0,26 persen ke posisi 49.662,66.
Meskipun indeks bergerak di zona hijau, volume transaksi terpantau relatif tipis dengan 16,8 miliar saham yang berpindah tangan di seluruh bursa AS. Angka ini lebih rendah dibandingkan rata-rata 20 hari perdagangan terakhir yang mencapai 20,7 miliar saham.
Sentimen Positif Sektor Teknologi dan AI
Saham Nvidia menjadi motor utama penguatan dengan kenaikan 1,6 persen setelah mengumumkan kesepakatan multi-tahun untuk memasok chip AI kepada Meta Platforms. Saham Meta sendiri ikut menguat 0,6 persen sebagai respons atas kerja sama strategis tersebut.
Sentimen positif ini juga menjalar ke perusahaan penyimpanan data seperti Sandisk, Western Digital, dan Seagate Technology Holdings yang melonjak antara 1,7 persen hingga 4,4 persen. Selain itu, saham Amazon menguat 1,8 persen dan Microsoft naik 0,7 persen.
“Pada titik tertentu, pelemahan saham teknologi pasti akan menarik minat beli. Emiten-emiten ini masih memiliki pertumbuhan tinggi. Sebelumnya mahal, namun kini valuasinya menjadi lebih menarik,” ujar Ross Mayfield, analis strategi investasi di Baird.
Pemulihan Sektor Perangkat Lunak dan Kinerja Emiten
Sektor perangkat lunak mulai menunjukkan tanda pemulihan dengan kenaikan indeks sebesar 1,1 persen. Penguatan ini didukung oleh kinerja Cadence Design Systems yang melampaui estimasi pendapatan, meskipun saham Palo Alto Networks justru merosot 6,8 persen akibat pemangkasan proyeksi laba.
Di sektor lain, Global Payments melonjak lebih dari 16 persen berkat proyeksi laba tahunan yang optimis. Sementara itu, saham Moderna naik sekitar 6 persen setelah FDA menyatakan akan meninjau kembali permohonan vaksin influenza perusahaan tersebut.
Proyeksi Kebijakan Moneter The Fed
Risalah rapat Federal Reserve menunjukkan para pejabat bank sentral hampir sepakat untuk mempertahankan suku bunga, meski terdapat perbedaan pandangan mengenai langkah selanjutnya. Pelaku pasar kini memperkirakan peluang 50 persen untuk pemangkasan suku bunga pada Juni mendatang.
Informasi lengkap mengenai perkembangan pasar modal global ini merujuk pada data perdagangan bursa Amerika Serikat dan laporan resmi emiten yang dirilis pada 18 Februari 2026.
