Dua ikon investasi dunia, Warren Buffett dan Charlie Munger, dikenal luas dengan filosofi investasi mereka yang kokoh dan disiplin. Kunci utama di balik kesuksesan luar biasa keduanya adalah kebiasaan membaca yang konsisten, di mana Munger bahkan menyatakan tidak mengenal orang bijak yang tidak membaca. Ketika kedua maestro ini sepakat memuji karya yang sama, hal itu menandakan pengaruh besar buku-buku tersebut terhadap strategi investasi mereka.
The Intelligent Investor – Benjamin Graham
Buku ini menjadi fondasi awal perjalanan investasi Warren Buffett, yang secara tegas menyebutnya sebagai “buku terbaik tentang investasi yang pernah ditulis”. Buffett bahkan menggambarkan momen membacanya sebagai salah satu keberuntungan terbesar dalam hidupnya. Benjamin Graham dalam karyanya menekankan bahwa investasi yang sukses menuntut disiplin emosional, mengingatkan investor untuk tidak tergoda membeli saat harga tinggi atau menjual saat harga rendah.
Charlie Munger juga sangat menghormati kerangka berpikir Graham, meskipun ia mendorong Buffett untuk mengembangkan strategi dari sekadar membeli saham murah menjadi mengakuisisi perusahaan hebat dengan harga wajar. Buku ini secara fundamental membentuk cara pandang keduanya terhadap risiko, konsep margin of safety, serta perbedaan krusial antara investasi dan spekulasi.
Security Analysis – Benjamin Graham dan David Dodd
Jika The Intelligent Investor berfungsi sebagai panduan filosofis, maka Security Analysis adalah manual teknis yang mendalam. Warren Buffett belajar langsung di bawah bimbingan Graham dan Dodd di Universitas Columbia, bahkan kemudian menulis kata pengantar untuk edisi selanjutnya. Ia menyebut buku ini serta para penulisnya sebagai pihak yang mengubah hidupnya secara signifikan.
Karya ini telah mengajarkan generasi investor nilai cara membaca laporan keuangan, mengevaluasi obligasi, dan menilai nilai intrinsik sebuah bisnis. Munger menghargai ketelitian analitis Graham, memahami bahwa tanpa disiplin dasar semacam ini, filosofi investasi apa pun tidak akan mampu bertahan menghadapi tekanan pasar yang dinamis.
Common Stocks and Uncommon Profits – Philip Fisher
Philip Fisher melengkapi sisi lain dari fondasi intelektual Berkshire Hathaway, dengan fokus pada faktor kualitatif seperti kualitas manajemen, keunggulan kompetitif, dan potensi pertumbuhan jangka panjang. Pendekatan ini berbeda dari Graham yang menekankan analisis kuantitatif dan pembelian saham murah.
Warren Buffett dan Charlie Munger kerap membahas filosofi Fisher dalam rapat pemegang saham, dengan Buffett secara terbuka merekomendasikan buku-bukunya. Buffett pernah menyebut pendekatan investasinya sekitar 85 persen dipengaruhi Graham dan 15 persen Fisher, namun banyak pengamat menilai pengaruh Fisher semakin besar seiring waktu. Munger berperan penting dalam evolusi ini, mendorong Buffett membayar harga wajar untuk bisnis luar biasa dibanding harga murah untuk bisnis biasa-biasa saja.
The Wealth of Nations – Adam Smith
Karya klasik Adam Smith tahun 1776 ini bukanlah buku investasi pada umumnya, namun Buffett dan Munger banyak mengambil inspirasi dari kerangka filosofisnya. Dalam rapat pemegang saham Berkshire Hathaway, keduanya membahas pemikiran Smith tentang pasar, persaingan, dan pembagian kerja, serta relevansinya terhadap keputusan bisnis mereka.
Pengamatan utama Smith bahwa pasar bebas cenderung mengalokasikan sumber daya lebih efisien dibanding perencanaan terpusat sangat beresonansi bagi keduanya. Berkshire Hathaway dibangun dengan pendekatan desentralisasi, membiarkan manajer berbakat menjalankan bisnis dengan campur tangan minimal dari kantor pusat, sejalan dengan argumen Smith.
The Warren Buffett Portfolio – Robert Hagstrom
Charlie Munger pernah memuji buku ini dalam rapat pemegang saham Berkshire Hathaway, menyebutnya sebagai kontribusi penting dalam sintesis pemikiran manusia tentang proses investasi. Awalnya, Munger meremehkan buku tersebut berdasarkan karya penulis sebelumnya, namun setelah membaca naskah lengkapnya, ia benar-benar terkesan dan merekomendasikan seluruh pemegang saham untuk membelinya.
Buku ini menjelaskan prinsip focus investing, yaitu strategi memusatkan modal pada sejumlah kecil investasi dengan keyakinan tinggi, alih-alih melakukan diversifikasi luas. Pendekatan ini menjadi ciri khas investasi Buffett dan Munger selama puluhan tahun, merangkum filosofi mengapa kesabaran dan disiplin mengalahkan diversifikasi.
Poor Charlie’s Almanack – disunting Peter Kaufman
Buku ini merupakan kumpulan pidato, esai, dan pemikiran filosofis Charlie Munger. Warren Buffett menulis kata pengantar dan mempromosikannya dengan humor khas dalam rapat pemegang saham, dengan bercanda bahwa membawa buku ini akan membuat seseorang terlihat kosmopolitan dan terpelajar. Di balik candaan itu terdapat dukungan serius terhadap isi buku.
Nilai utama Poor Charlie’s Almanack terletak pada konsep “latticework of mental models” atau jalinan model mental dari berbagai disiplin, seperti psikologi, fisika, biologi, sejarah, dan ekonomi. Munger berpendapat bahwa keputusan yang baik tidak bisa dibuat hanya dengan alat dari satu disiplin, melainkan memerlukan kerangka dari banyak bidang yang bekerja bersama.
The Outsiders – William Thorndike
Warren Buffett menempatkan buku ini di peringkat pertama dalam daftar bacaan rekomendasinya pada surat kepada pemegang saham Berkshire Hathaway tahun 2012, menyebutnya sebagai “buku luar biasa tentang CEO yang unggul dalam alokasi modal”. Charlie Munger juga memuji karya ini yang merinci kesuksesan luar biasa CEO yang mengambil pendekatan berbeda dalam manajemen perusahaan.
Thorndike menampilkan delapan CEO yang perusahaannya mengungguli pasar dalam jangka panjang, dengan benang merah bukan pada karisma atau kecemerlangan operasional, melainkan disiplin dalam alokasi modal. Para pemimpin ini memahami bahwa keputusan tentang ke mana uang tunai dialokasikan adalah tugas terpenting seorang CEO, prinsip yang menjadi inti dari apa yang dibangun Buffett dan Munger di Berkshire Hathaway.
Buku-buku yang dipuji Buffett dan Munger menunjukkan pola jelas, menghargai karya yang mengajarkan disiplin berpikir, pengambilan keputusan rasional, serta pemahaman mendalam tentang cara kerja bisnis dan pasar. Informasi lengkap mengenai rekomendasi ini disampaikan melalui laporan New Trader U yang dirilis pada Sabtu, 28 Februari 2026.
