Kebakaran hebat melanda Pasar Labuan, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Minggu sore, 22 Februari 2026, sekitar pukul 17.40 WIB. Insiden ini dilaporkan menghanguskan sedikitnya 18 kios pedagang, namun dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa.
Penyebab dan Kronologi Kebakaran
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Kabid Damkar) BPBD-PK Pandeglang, Endan Permana, menjelaskan bahwa peristiwa nahas itu terjadi menjelang waktu berbuka puasa. Endan menduga kebakaran diakibatkan oleh korsleting arus listrik.
“Kejadian diduga dari korsleting arus listrik, yang kemudian mengakibatkan api menyambar ke bangunan kios-kios pasar,” ujar Endan, Senin (23/2/2026).
Sebelum api membesar, warga setempat sempat melihat kepulan asap hitam pekat membubung tinggi di atas deretan kios. Api kemudian berkobar dengan cepat, melalap bangunan kios yang sebagian besar terbuat dari material kayu.
Dampak dan Kerugian
Endan Permana menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran Pasar Labuan ini. Namun, kerugian materiil akibat terbakarnya 18 kios tersebut ditaksir mencapai Rp 300 juta.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerugian materi keseluruhan kurang lebih sebesar Rp 300 juta,” kata Endan.
Upaya Pemadaman Api
Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, kobaran api yang membesar dengan cepat membuat upaya tersebut tidak berhasil.
Tim Pemadam Kebakaran dari BPBD-PK Pandeglang segera diterjunkan ke lokasi kejadian. “Tim langsung turun ke lapangan untuk melakukan pemadaman dan pendinginan,” terang Endan.
Informasi lengkap mengenai insiden kebakaran Pasar Labuan ini disampaikan melalui pernyataan resmi Kepala Bidang Pemadam Kebakaran BPBD-PK Pandeglang, Endan Permana, pada Senin, 23 Februari 2026.
