Barcelona disebut tertarik untuk mendatangkan penyerang sayap AC Milan, Rafael Leao. Minat ini muncul di tengah laporan mengenai keretakan hubungan antara sang pemain dengan manajemen Rossoneri, serta potensi pergerakan di bursa transfer musim panas 2026.
Isu Keretakan dan Penawaran ke Klub Eropa
Menurut laporan dari Corriere Della Serra, AC Milan dikabarkan bersedia melepas Rafael Leao dengan harga yang lebih rendah dari klausul pelepasannya. Situasi ini terjadi di tengah rumor mengenai friksi antara Leao dan manajemen klub.
Barcelona dilaporkan menjadi klub terdepan yang berpeluang mendatangkan pemain asal Portugal tersebut. Klub Catalan itu memang tengah mengincar penyerang ujung tombak baru, mengingat Robert Lewandowski akan dilepas.
Performa dan Friksi dengan Massimiliano Allegri
Sejak bergabung dengan AC Milan dari Lille pada 2019, Rafael Leao telah menjadi andalan tim, mencatatkan 80 gol dan 64 assist dari 285 pertandingan di semua kompetisi.
Namun, penampilan Leao di bawah arahan pelatih Massimiliano Allegri musim ini disebut kurang memuaskan. Ia hanya mengemas 10 gol dan dua assist dari 25 penampilan di semua kompetisi.
Kondisi ini disinyalir akibat perubahan posisi Leao yang cenderung bermain sebagai false nine, bukan di posisi sayap yang menjadi keunggulannya. Salah satu insiden yang menyoroti friksi ini terjadi saat AC Milan takluk 0-1 dari Lazio di Stadion Olimpico pada 16 Maret 2026.
Kala itu, Leao sempat terlihat kesal ketika digantikan oleh Nicolas Fullkrug pada menit ke-68. Allegri yang mengetahui hal tersebut kemudian sempat memberikan pelukan sebelum Rafael Leao duduk di bangku cadangan.
Penurunan Banderol dan Strategi AC Milan
Sebelumnya, AC Milan dikabarkan memasang klausul pelepasan senilai 170 juta euro (sekitar 3,5 triliun rupiah) untuk klub mana pun yang bersedia mengambil Rafael Leao, yang terikat kontrak hingga 2028.
Namun, di tengah rumor keretakan dan kebutuhan klub, AC Milan kabarnya akan melepas Rafael Leao di angka 50 juta euro (sekitar 994 miliar rupiah). Harga ini berpotensi diambil oleh Barcelona.
Hengkangnya Leao dapat membantu AC Milan mengurangi beban keuangan dan melakukan investasi lanjutan untuk mendatangkan beberapa pemain baru. Penjualan ini juga diharapkan dapat meredakan ketegangan di ruang ganti dan memperkuat area skuad yang dirasa kurang bagus.
Informasi mengenai potensi transfer ini disampaikan melalui laporan media Italia, Corriere Della Serra, yang dirilis pada Kamis, 09 April 2026.
