Berita

Ahmad Muzani Gerindra Tanggapi Usulan Ambang Batas Parlemen 7%: Terlalu Tinggi, Surya Paloh NasDem Tegaskan Efektivitas

Advertisement

Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra, Ahmad Muzani, menanggapi usulan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) sebesar 7%. Muzani menilai angka tersebut terlalu tinggi bagi partai politik, berbeda dengan pandangan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh yang konsisten mendorong peningkatan ambang batas demi efektivitas sistem.

Gerindra Nilai Ambang Batas 7% Terlalu Tinggi

Ahmad Muzani menyatakan bahwa ambang batas parlemen sebesar 7% merupakan angka yang terlalu tinggi. “Saya kira kalau 7% terlalu tinggi. Saya kira kalau 7% ya memang terlalu tinggi dan itu tidak ringan bagi partai politik untuk mencapai itu,” kata Muzani di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah, Jakarta Barat, Minggu (22/2/2026).

NasDem Konsisten Dorong Peningkatan Ambang Batas Parlemen Menjadi 7%

Usulan peningkatan ambang batas parlemen menjadi 7% sebelumnya dilontarkan oleh Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh. Paloh menegaskan partainya akan tetap konsisten mendorong angka tersebut karena dinilai jauh lebih efektif.

“Saya pikir biasanya NasDem itu harusnya tetap konsisten aja di situ. Kecuali ada perubahan-perubahan yang berarti sekali ya. Bagaimanapun juga, kita memang, NasDem berpikir, sejujurnya, dari sistem multipartai, kalau bisa kita berubah menjadi selected party, itu jauh lebih efektif,” ujar Surya Paloh di NasDem Tower, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (21/2/2026).

Menurut Paloh, efektivitas ini penting untuk menjaga stabilitas pemerintahan serta implementasi manfaat kebebasan demokrasi. Ia juga menyoroti banyaknya partai politik dan mempertanyakan tujuan demokrasi jika tidak membawa kemanfaatan. “Untuk apa demokrasi kalau tidak membawa azas manfaat dan konsistensi kita menuju arah cita-cita kemerdekaan yang kita miliki,” tambahnya.

Advertisement

Paloh menekankan bahwa peran partai politik adalah membangun kesadaran masyarakat, di mana kebebasan harus diimbangi dengan tanggung jawab. Ia berharap kemampuan, efektivitas, daya nalar, intelektualitas, dan moralitas dapat bergerak mendekati tujuan bersama.

Gerindra Dukung Pertahankan Ambang Batas Parlemen

Meskipun menilai angka 7% terlalu tinggi, Muzani menegaskan bahwa ambang batas parlemen masih perlu dipertahankan. Namun, ia menyerahkan penentuan jumlah ambang batas kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk disepakati.

“Parliamentary threshold saya kira sesuatu yang masih perlu untuk dipertahankan, tapi berapa jumlahnya saya kira tergantung kebutuhan. Saya kira nanti menjadi kesepakatan teman-teman di DPR,” ungkap Muzani.

Informasi mengenai tanggapan Gerindra dan konsistensi NasDem terkait usulan ambang batas parlemen ini disampaikan melalui pernyataan resmi dari masing-masing ketua partai pada tanggal 21 dan 22 Februari 2026.

Advertisement