Raksasa teknologi asal China, Alibaba, resmi memperkenalkan model kecerdasan buatan (AI) terbarunya yang diberi nama Qwen 3.5. Model ini dirancang khusus sebagai agen AI yang dilengkapi fitur Visual Agentic untuk menjalankan berbagai tugas kompleks secara mandiri di platform seluler maupun desktop.
Peningkatan Efisiensi dan Teknologi Mixture-of-Experts
Alibaba mengklaim bahwa Qwen 3.5 menawarkan peningkatan performa signifikan dengan efisiensi biaya penggunaan sekitar 60 persen lebih murah dibandingkan generasi sebelumnya. Model ini juga disebut mampu memproses beban kerja besar hingga delapan kali lebih baik melalui optimalisasi sistem pemrosesan data.
Pada varian unggulan Qwen 3.5-397B-A17B, hanya sekitar 17 miliar parameter yang aktif saat proses inferensi, meskipun total parameternya mencapai 397 miliar. Efisiensi ini dimungkinkan berkat kombinasi pendekatan Mixture-of-Experts (MoE) dan Hybrid Attention.
Teknologi MoE memungkinkan model memiliki banyak spesialisasi atau “pakar”, namun hanya sebagian yang diaktifkan sesuai kebutuhan perintah sehingga lebih hemat komputasi. Sementara itu, Hybrid Attention membantu model menyeimbangkan fokus antara konteks pendek dan panjang secara optimal.
Performa Benchmark Melawan GPT dan Gemini
Dalam sejumlah pengujian atau benchmark, Qwen 3.5 tercatat unggul dibanding model AI populer seperti GPT-5.2, Claude Opus 4.5, hingga Gemini 3 Pro pada kategori tertentu. Beberapa hasil pengujian tersebut meliputi:
- IFBench (Instruksi): 76,5 poin.
- BrowseComp (Pencarian Agen AI): 78,6 poin.
- OmniDocBench v1.5 (Pembacaan Dokumen): 90,8 poin.
Meski demikian, pada pengujian simulasi pemikiran berbasis kemampuan sarjana atau GPQA Diamond, Qwen 3.5 meraih skor 88,4 poin, sedikit di bawah GPT-5.2 dan Gemini 3 Pro yang masing-masing mencatat 92,4 poin dan 91,0 poin. Pada pengujian multibahasa MMMLU, Qwen 3.5 meraih 88,5 poin, bersaing ketat dengan kompetitor yang berada di angka 89 poin ke atas.
Persaingan Ketat Industri AI di China
Peluncuran Qwen 3.5 berlangsung di tengah persaingan ketat model AI di China yang saling memperebutkan basis pengguna. Layanan ini bersaing langsung dengan Doubao milik ByteDance yang telah memiliki hampir 200 juta pengguna, serta DeepSeek yang juga tengah menyiapkan model generasi terbaru.
Saat ini, Qwen 3.5 sudah dapat diakses oleh pengguna melalui layanan Qwen Chat di situs resmi Qwen. Kehadiran model ini mempertegas strategi Alibaba dalam memperkuat posisi di era agen AI yang mampu beroperasi lintas platform secara mandiri.
Informasi lengkap mengenai peluncuran Qwen 3.5 ini disampaikan melalui pernyataan resmi Alibaba dan laporan teknis yang dirilis pada Februari 2026.
