Arsenal berhasil mengamankan tiga poin penting setelah menaklukkan rival sekota, Chelsea, dalam laga Derbi London pekan ke-28 Liga Inggris 2025-2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Emirates pada Minggu (1/3/2026) malam WIB itu berakhir dengan skor 2-1 untuk keunggulan The Gunners. Kemenangan ini semakin mengukuhkan posisi Arsenal di puncak klasemen sementara dengan keunggulan lima poin dari Manchester City.
Reaksi Mikel Arteta atas Kemenangan Krusial
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, tidak dapat menyembunyikan kebahagiaannya atas hasil positif yang diraih timnya. Ia menilai performa anak asuhnya sangat baik sepanjang pertandingan.
“Kemenangan besar. Saya sangat senang. Kami bermain dengan sangat baik di sebagian besar pertandingan,” ujar Arteta kepada Sky Sports.
Arteta menambahkan bahwa Arsenal sebenarnya bisa mencetak lebih banyak gol pada babak pertama, mengingat dominasi yang mereka tunjukkan. Namun, gol bunuh diri dari Piero Hincapie menjelang akhir babak pertama sempat memberikan tekanan.
“Seharusnya selisih gol lebih besar di babak pertama. Momen saat kami kebobolan sangat menyakitkan, tetapi itulah kualitas Chelsea,” sambungnya.
Kartu Merah dan Pelajaran dari Laga Sebelumnya
Petaka bagi Chelsea terjadi pada menit ke-70 ketika Pedro Neto menerima kartu kuning kedua usai dianggap melakukan pelanggaran serius, membuat The Blues bermain dengan 10 pemain. Meski demikian, Arsenal gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk menambah koleksi gol.
Arteta merasa para pemainnya telah belajar dari kesalahan saat bermain imbang melawan Wolves sebelumnya. Ia menekankan pentingnya reaksi tim setelah hasil mengecewakan.
“Setelah kartu merah, seharusnya kami bisa mengelola situasi dengan lebih baik. Cara kami bereaksi setelah hasil mengecewakan melawan Wolves sangat bagus. Ada hal-hal yang telah kita pelajari tentang diri kita sendiri. Cara kita menghadapinya sangat bagus. Mari kita teruskan,” tuturnya.
Efektivitas Tendangan Sudut Arsenal
Dua gol kemenangan Arsenal atas Chelsea lahir dari situasi tendangan sudut, yang kembali menjadi senjata mematikan bagi tim Meriam London. Gol pertama tercipta pada menit ke-21 melalui sundulan William Saliba setelah menerima umpan dari Gabriel Magalhaes yang berawal dari eksekusi sepak pojok Bukayo Saka.
Pada babak kedua, Jurrien Timber menggandakan keunggulan Arsenal pada menit ke-66, juga dari tendangan sudut, memanfaatkan umpan silang dari Declan Rice.
Menanggapi efektivitas tendangan sudut, Mikel Arteta mengakui bahwa gol dari bola mati cukup jarang terjadi dalam beberapa laga terakhir. Namun, ia senang timnya bisa kembali menciptakan gol dari situasi tersebut.
“Ya, tapi jujur saja, setiap tim, lihat saja posisi mereka dalam hal jumlah gol yang mereka cetak, dan mereka mungkin memiliki kualitas mencetak gol yang lebih baik daripada tim lain, dan tim serta pertandingan pada akhirnya ditentukan oleh aspek ini,” jelas Arteta dalam sesi konferensi pers, dikutip dari Football London. “Jadi, kami belum mencetak gol dari bola mati selama beberapa minggu terakhir, tetapi kami mencetak banyak gol dari permainan terbuka. Hari ini adalah kesempatan untuk mencetak gol dari situasi seperti ini; kami melakukannya dengan sangat baik, dan kami juga kebobolan.”
Informasi lengkap mengenai jalannya pertandingan dan pernyataan pasca-laga disampaikan melalui laporan media olahraga terkemuka dan sesi konferensi pers resmi klub.
