Sepak Bola

Arsenal Kuasai Gol Sepak Pojok Liga Inggris, Wasit Soroti Fenomena “Rugbi” di Kotak Penalti

Advertisement

Arsenal menunjukkan dominasinya dalam mencetak gol melalui skema sepak pojok di Liga Inggris musim 2025-2026. Pendekatan taktis ini memicu perdebatan sengit di kalangan pengamat dan mantan pemain, bahkan memunculkan kekhawatiran akan perubahan karakter permainan sepak bola.

Dominasi Arsenal dalam Skema Sepak Pojok

Klub berjuluk The Gunners ini tercatat sebagai tim paling produktif dari situasi tendangan penjuru, dengan mengemas 16 gol sepanjang musim 2025-2026. Angka tersebut merupakan yang terbanyak di antara kontestan Liga Inggris.

Catatan impresif ini menyamai rekor gol sepak pojok terbanyak dalam satu musim Liga Inggris yang sebelumnya dipegang oleh Oldham (1992-1993), West Brom (2016-2017), dan Arsenal sendiri pada musim 2023-2024.

Terbaru, Arsenal berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Chelsea di Stadion Emirates pada Minggu, 1 Maret 2026. Dua gol kemenangan tersebut, yang dicetak oleh William Saliba dan Jurrien Timber, berawal dari situasi tendangan sudut.

Perdebatan Taktik dan Kritik dari Legenda

Taktik sepak pojok ala Arsenal belakangan semakin menjadi sorotan. Biasanya, The Gunners menumpuk banyak pemain di sekitar kiper lawan saat menyambut tendangan penjuru, yang seringkali memicu pergelutan di mulut gawang.

Legenda Blackburn Rovers, Chris Sutton, yang menjuarai Liga Inggris 1994-1995, melontarkan kritik pedas. “Arsenal kembali mengandalkan bola mati. Saya pikir mereka akan memenangkannya. Jika mereka berhasil melewati garis akhir, apakah mereka akan menjadi tim juara Liga Inggris paling jelek dalam sejarah? Penampilannya tidak terlihat,” ujar Sutton.

Bahkan, legenda Belanda Ruud Gullit, yang pernah bermain untuk Chelsea, mengaku kehilangan selera menonton sepak bola karena tim-tim kini berlomba-lomba untuk mendapatkan tendangan sudut sebagai jalan pintas meraih kemenangan.

Respons Wasit dan Fenomena “Rugbi” di Kotak Penalti

Fenomena gol dari sepak pojok tidak hanya terjadi di Arsenal. Opta mencatat, 138 gol di Premier League 2025-2026 berasal dari skema sepak pojok, yang setara dengan 17,6 persen dari total gol yang tercipta musim ini. Angka ini merupakan persentase gol dari tendangan sudut tertinggi sepanjang sejarah Premier League.

Advertisement

Mantan wasit Premier League, Mark Halsey, mendesak PGMOL (badan yang menaungi wasit profesional Inggris) untuk bertindak tegas. “PGMOL harus mengarahkan wasit mereka untuk mengambil pendekatan tegas terhadap insiden saling dorong di area penalti dari tendangan sudut karena ini sudah menjadi lelucon,” kata Halsey, dilansir dari The Sun.

Halsey menambahkan, “Ini perlu ditangani secepatnya. Wasit tidak ingin terus membuat keputusan ketika mereka semua saling dorong. Ini sudah seperti rugbi. Jika itu berarti memberikan banyak tendangan bebas dan penalti, maka biarlah. Itulah satu-satunya cara untuk menghentikannya.”

Pembelaan Mikel Arteta dan Adaptasi Pep Guardiola

Meski banyak kritik, pelatih Arsenal, Mikel Arteta, bersikukuh bahwa mencetak gol dari sepak pojok adalah sebuah seni yang lahir dari kerja keras di latihan dan analisis mendalam. “Itu tidak jelek, Anda harus memainkan pertandingan yang ada untuk Anda mainkan,” tegas Arteta kepada BBC.

Arteta melanjutkan, “Bagi saya, itu adalah pertandingan yang indah untuk dimainkan karena ada begitu banyak kualitas dan Anda harus sangat beradaptasi dengan apa yang mereka lakukan, dan mereka juga harus melakukan hal yang sama terhadap kami, jadi perbedaannya sangat, sangat tipis, dan duel-duel di akhir yang menentukan pertandingan seperti ini.”

Sementara itu, pelatih Manchester City, Pep Guardiola, yang merupakan rival Arsenal di jalur juara, memilih untuk beradaptasi. Guardiola mengaku telah mengantisipasi situasi pergulatan dalam tendangan sudut dan telah membagikan strateginya kepada para pemainnya sejak lama.

“Apa yang terjadi di dalam dan di luar kotak penalti sepenuhnya menjadi urusan saya dan saya tidak ingin membagikannya kepada Anda,” tutur Guardiola, menjaga kerahasiaan taktik timnya.

Informasi lengkap mengenai fenomena taktik sepak pojok di Liga Inggris ini disampaikan melalui berbagai laporan media olahraga terkemuka dan pernyataan resmi dari pihak terkait.

Advertisement