Teknologi

AWS Jelaskan Kronologi Kebakaran Pusat Data di Uni Emirat Arab, Akibatkan Gangguan Parah pada Layanan Cloud Regional

Advertisement

Layanan komputasi awan Amazon Web Services (AWS) di Uni Emirat Arab (UEA) mengalami gangguan signifikan pada Minggu (1/3/2026) malam. Insiden ini terjadi setelah salah satu pusat data mereka dihantam oleh sebuah objek tak dikenal, memicu kebakaran dan memaksa penghentian operasional.

Insiden di Pusat Data AWS

AWS mengonfirmasi bahwa Availability Zone (AZ) mec1-az2 di region ME-CENTRAL-1 terpaksa dihentikan operasinya. Perusahaan belum merinci jenis objek yang menghantam fasilitas tersebut, namun benturan itu menimbulkan percikan api dan kebakaran.

Petugas pemadam kebakaran segera bertindak dengan memutus aliran listrik utama dan generator untuk memadamkan api. “Kami masih menunggu izin untuk menyalakan kembali listrik,” demikian pernyataan AWS dalam pembaruan status layanannya, yang dikutip KompasTekno pada Senin (2/3/2026).

AWS menambahkan bahwa pemulihan daya dan konektivitas akan dilakukan secara aman setelah izin didapatkan. Proses ini diperkirakan memerlukan beberapa jam untuk mengembalikan konektivitas di AZ yang terdampak.

Dampak pada Layanan Pelanggan

Akibat insiden ini, sejumlah pelanggan AWS melaporkan gangguan pada layanan komputasi awan mereka, khususnya API jaringan milik Amazon EC2. Error dilaporkan terjadi pada fungsi-fungsi krusial seperti AllocateAddress, AssociateAddress, DescribeRouteTable, dan DescribeNetworkInterfaces.

Advertisement

Meskipun demikian, AWS menegaskan bahwa Availability Zone lain di region yang sama tetap beroperasi normal, sebagaimana dilansir Reuters dan dikutip KompasTekno.

Konteks Keamanan Regional

Insiden kebakaran pusat data ini terjadi di tengah meningkatnya situasi keamanan di kawasan Teluk. Pemerintah UEA sebelumnya melaporkan adanya gelombang serangan rudal dan drone dari Iran dalam dua hari terakhir.

Namun, AWS tidak secara langsung mengaitkan gangguan pusat data tersebut dengan serangan militer yang sedang berlangsung. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari otoritas setempat mengenai sumber objek yang menghantam fasilitas tersebut.

Informasi lengkap mengenai gangguan layanan dan upaya pemulihan ini disampaikan melalui pernyataan resmi Amazon Web Services yang dirilis melalui pembaruan status layanannya pada Minggu (1/3/2026) dan Senin (2/3/2026).

Advertisement