Edukasi

Barunastra ITS Umumkan Kemenangan Grand Champion RoboBoat 2026, Buktikan Daya Saing Teknologi Maritim Indonesia

Advertisement

Tim Barunastra Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali mengukir prestasi gemilang di kancah internasional. Mereka berhasil meraih gelar Grand Champion pada ajang International RoboBoat Competition (IRC) 2026 yang diselenggarakan di Nathan Benderson Park, Florida, Amerika Serikat. Kemenangan ini membuktikan keunggulan inovasi maritim Indonesia dengan mengalahkan tim-tim dari universitas terkemuka dunia, termasuk Massachusetts Institute of Technology (MIT).

Prestasi Gemilang di Ajang Dunia

Dalam kompetisi kapal otonom tingkat dunia tersebut, Tim Barunastra ITS tidak hanya membawa pulang satu, melainkan empat gelar bergengsi. Gelar-gelar tersebut meliputi Grand Champion International RoboBoat 2026, Juara 1 Autonomy Challenge, Juara 1 Design Documentation, dan TOP Technical Design Report. Prestasi ini menegaskan dedikasi dan riset tanpa henti dari mahasiswa ITS.

Dosen Pembina Tim Barunastra ITS, Rudy Dikairono, ST, MT, menyatakan kebanggaannya. “Mahasiswa ITS mampu bersaing sejajar dengan universitas besar dunia,” ujarnya di Surabaya, dikutip dari Antara News pada Sabtu, 28 Februari 2026. Kompetisi yang berlangsung selama enam hari sejak Kamis (19/2) ini mempertemukan Tim Barunastra ITS dengan 36 tim dari 10 negara.

Ajang IRC dikenal sebagai arena adu kecanggihan Autonomous Surface Vehicle (ASV) atau kapal tanpa awak yang mampu bermanuver dan menuntaskan misi secara mandiri. Sejumlah universitas dunia seperti Massachusetts Institute of Technology (MIT), Queen’s University, hingga Georgia Institute of Technology turut ambil bagian dalam persaingan ketat ini.

Inovasi Kapal Prototipe Nala Ares Mark II

Keberhasilan Tim Barunastra ITS ditopang oleh performa kapal prototipe Nala Ares Mark II. Kapal ini dirancang khusus untuk menjawab tema kompetisi “Storm Response: Technology in Action for Recovery and Relief”, yang mensimulasikan respons bencana.

Pada kategori Autonomy Challenge, Nala Ares Mark II dituntut mampu bermanuver mandiri di area simulasi pascabencana. Misi yang diemban meliputi navigasi jalur evakuasi, menghindari puing berbahaya, hingga melakukan pengiriman logistik presisi tanpa kendali langsung manusia. Selain unggul dalam performa operasional, tim juga mendapat apresiasi atas kualitas dokumentasi desain yang dinilai komprehensif oleh dewan juri.

Advertisement

Integrasi sistem navigasi cerdas, algoritma pengambilan keputusan adaptif, serta arsitektur perangkat lunak yang teruji menjadi fondasi dominasi tim. Rudy Dikairono menambahkan, capaian ini membuktikan daya saing mahasiswa ITS di level global, mengingat persaingan datang dari perguruan tinggi terkemuka Amerika, Eropa, dan Asia. “Semangat riset dan inovasi mahasiswa sangat luar biasa,” kata dosen Departemen Teknik Elektro ini.

Visi dan Komitmen Tim Barunastra

Ketua Tim Barunastra ITS, Davin Abhinaya Briet, mengungkapkan bahwa kompetisi tersebut bukan sekadar perlombaan, melainkan juga ruang kolaborasi global bagi pengembangan ASV. “Kompetisi ini bukan hanya lomba, tetapi juga membangun komunitas pengembang ASV,” ujarnya. Ia menambahkan, perjalanan menuju gelar Grand Champion ditempuh melalui proses panjang yang menuntut pengorbanan waktu, tenaga, dan pikiran seluruh anggota tim.

Prestasi ini selaras dengan komitmen ITS dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur serta tujuan 14 tentang Ekosistem Laut melalui pengembangan teknologi maritim berkelanjutan. Dr. Rudy Dikairono ST MT menjelaskan, kapal otonom terbaru ini dibekali berbagai inovasi teknologi, antara lain sensor suara, sistem penembakan bola berbasis Global Positioning System (GPS), serta sistem terintegrasi yang dikembangkan selama sekitar satu tahun.

“Dengan fitur yang sedemikian rupa, kapal ini diharapkan mampu bersaing dengan tim lain dan meraih kembali gelar Grand Champion untuk kali ketujuh,” ujar dosen Departemen Teknik Elektro ITS tersebut. Sebelumnya, Barunastra ITS tercatat sebagai juara umum Kompetisi Kapal Indonesia (KKI) 2025 dan peraih gelar Grand Champion IRC sebanyak enam kali sepanjang periode 2016 hingga 2025, sebuah prestasi yang belum pernah dicapai tim lain dalam sejarah kompetisi tersebut.

Informasi lengkap mengenai capaian Tim Barunastra ITS ini disampaikan melalui akun Instagram resmi ITS dan pernyataan resmi dosen pembina tim pada Sabtu, 28 Februari 2026.

Advertisement