Kemenangan tipis 1-0 Persebaya Surabaya atas PSM Makassar dalam lanjutan Super League 2025-2026 pada Rabu (25/2/2026) di Stadion Gelora Bung Tomo menyisakan sorotan tajam. Alih-alih merayakan tiga poin, performa kapten tim, Bruno Moreira, justru menjadi perbincangan hangat setelah ia dinilai belum tampil maksimal dalam beberapa laga terakhir.
Sorotan Tajam untuk Bruno Moreira
Puncak kritik terhadap Bruno Moreira terjadi pada babak kedua saat menghadapi PSM Makassar. Pemain asal Brasil tersebut mendapatkan peluang emas untuk menggandakan keunggulan Persebaya. Dalam posisi relatif bebas, Bruno Moreira hanya berhadapan dengan penjaga gawang dan satu bek lawan, namun tembakannya justru melambung jauh di atas mistar gawang.
Momen tersebut sontak memantik kritik, khususnya dari suporter yang menaruh ekspektasi tinggi. Selama ini, Bruno Moreira dikenal memiliki akurasi tembakan yang tajam dan kerap menjadi pembeda di lini depan Bajul Ijo.
Bernardo Tavares Pasang Badan
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, tidak tinggal diam melihat sorotan yang mengarah kepada salah satu pemain kuncinya. Ia menegaskan bahwa persoalan akurasi tembakan bukan hanya dialami oleh Bruno Moreira semata, melainkan juga pemain lain.
“Bukan hanya Bruno Moreira, pemain lain juga kurang akurat. Tetapi hal yang paling sulit dalam sepak bola adalah menciptakan peluang. Kami berada di jalur yang baik karena mampu menciptakan peluang,” ujar pelatih asal Portugal tersebut.
Menurut Tavares, menciptakan peluang adalah fondasi penting dalam permainan tim. Ia menilai, penyelesaian akhir lebih terkait dengan fokus dan ketenangan pemain, yang merupakan aspek yang bisa diperbaiki melalui latihan.
“Bukan berarti pemain tidak berusaha, saya tahu mereka sudah mencoba, kami hanya perlu meningkatkan lagi,” imbuhnya.
Finishing Jadi Pekerjaan Rumah Tim
Di balik kritik terhadap Bruno Moreira, pelatih berlisensi UEFA Pro itu justru melihat sisi positif dari performa tim. Persebaya dinilainya mampu bermain agresif dan menghasilkan sejumlah peluang berbahaya, yang menjadi sinyal bahwa proses permainan berjalan sesuai rencana.
“Tentu saja kami perlu kualitas lebih dan kami terus berlatih,” kata Bernardo Tavares. Ia menekankan pentingnya pembenahan di aspek finishing atau penyelesaian akhir agar peluang yang tercipta tidak terbuang sia-sia.
Tambahan waktu persiapan tim diharapkan menjadi kesempatan untuk mengasah ketajaman lini depan. “Jadi saya berharap kami punya kesempatan untuk lebih banyak latihan finishing,” pungkasnya.
Agenda Selanjutnya Persebaya
Selanjutnya, tim berjuluk Bajul Ijo akan kembali bermain di kandang mereka. Persebaya dijadwalkan menjamu Persib Bandung pada pekan ke-24 Super League 2025-2026, yang akan berlangsung pada Senin (2/3/2026) malam.
Informasi lengkap mengenai performa tim dan pernyataan pelatih Persebaya disampaikan melalui keterangan resmi yang dirilis pasca pertandingan.
