Sepak Bola

Bernardo Tavares Ungkap Perjuangan Persebaya Kalahkan PSM dan Soroti Ikatan Emosional dengan Juku Eja

Advertisement

Persebaya Surabaya berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas PSM Makassar dalam laga pekan ke-23 Super League 2025-2026 yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Rabu (25/2/2026). Kemenangan ini menjadi momen sarat makna bagi pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, yang tak hanya mengapresiasi dukungan suporter namun juga menyampaikan pesan menyentuh untuk mantan klubnya.

Apresiasi Suporter dan Tantangan Persiapan

Usai pertandingan, Bernardo Tavares menyampaikan apresiasi mendalam kepada 7.527 suporter yang hadir langsung di stadion. Kehadiran mereka menciptakan atmosfer dukungan luar biasa yang memotivasi semangat Bruno Moreira dkk. Tavares juga menyoroti tantangan persiapan timnya.

“Seperti yang kalian tahu, kami memiliki waktu persiapan satu hari lebih sedikit dibandingkan tim lawan dan itu sangat berpengaruh,” kata pelatih asal Portugal itu.

Dominasi Permainan dan Kendala Akurasi

Tavares menilai timnya sudah bermain dominan, terutama di babak pertama. Persebaya mampu menciptakan banyak peluang, namun belum diimbangi dengan efektivitas penyelesaian akhir. Ia mencatat timnya melakukan banyak tembakan ke arah gawang lawan.

“Mungkin total ada sekitar 20 tembakan, tetapi hanya tiga yang tepat sasaran. Namun, saya suka dengan permainan tim,” ucap Bernardo Tavares.

Meskipun demikian, kondisi tim belum sepenuhnya ideal akibat badai cedera dan beberapa pemain terpaksa dimainkan di posisi berbeda. Kerja sama dan disiplin taktik menjadi kunci, di mana tim tidak hanya menyerang dengan agresif, tetapi juga bertahan dengan solid saat kehilangan bola. “Respons mereka bagus dan tim bekerja keras, dengan bola maupun tanpa bola. Saya senang melihat hal itu. Sekarang kami harus memulihkan kondisi dan mulai mempersiapkan pertandingan berikutnya,” imbuhnya.

Ikatan Emosional dengan PSM Makassar

Momen paling menyentuh hadir ketika Tavares berbicara tentang PSM Makassar. Ia tidak menutup mata bahwa tim berjuluk Juku Eja itu merupakan bagian penting dalam perjalanan kariernya sebagai pelatih di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Advertisement

“Saya juga ingin mengatakan satu hal. Semua orang tahu bahwa PSM adalah klub terakhir saya. Saya ingin mendoakan semoga sukses untuk PSM di pertandingan-pertandingan berikutnya,” ujar pelatih berlisensi UEFA Pro itu.

Tavares menambahkan bahwa banyak atau hampir semua pemain di PSM saat ini adalah pilihannya dan mereka bersama selama tiga tahun, dalam suka dan duka. “Kami seperti keluarga,” imbuhnya.

Pesan untuk Suporter Juku Eja

Bernardo Tavares menegaskan rasa hormatnya terhadap para pemain dan suporter PSM. Namun, kini fokusnya tertuju pada klub berjuluk Bajul Ijo itu. Ia juga menyampaikan pesan khusus kepada suporter PSM.

“Saya ingin menyampaikan pesan kepada suporter PSM, dukung tim kalian. Datanglah ke Parepare pada pertandingan berikutnya untuk mendukung mereka. Jangan menyerah, karena mereka juga membutuhkan dukungan,” pungkas Bernardo Tavares.

Atas hasil ini, Persebaya menempati posisi ke-5 klasemen sementara dengan perolehan 38 poin. Sedangkan PSM berada di posisi ke-13 dengan 23 poin.

Informasi lengkap mengenai pertandingan dan pernyataan Bernardo Tavares disampaikan melalui rilis resmi klub dan wawancara pasca-laga pada Rabu (25/2/2026).

Advertisement