Fitur pembayaran terbaru Bank Indonesia (BI), QRIS Tap, belum dapat digunakan oleh pengguna iPhone. Keterbatasan ini terjadi karena Apple belum membuka akses teknologi near field communication (NFC) untuk pihak ketiga, demikian disampaikan Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta pada konferensi pers Rapat Dewan Gubernur BI Februari 2026.
Alasan Keterbatasan Akses NFC Apple
Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta meminta pengguna iPhone untuk bersabar terkait ketersediaan QRIS Tap. Ia menjelaskan bahwa saat ini akses NFC pada perangkat Apple hanya tersedia untuk layanan Apple Pay, bukan untuk pengembang pihak ketiga.
“Pengguna QRIS mohon bersabar untuk iPhone ya. Karena saat ini memang Apple itu belum membuka NFC fiturnya. Dia hanya membuka untuk Apple Pay,” ujar Filianingsih, dikutip dari KOMPAS.com.
Koordinasi Intensif antara BI dan Apple
Filianingsih mengungkapkan bahwa Bank Indonesia telah menjalin komunikasi dengan Apple, baik melalui kantor perwakilan di Indonesia maupun kantor pusatnya. Diskusi tersebut membahas kemungkinan pembukaan akses NFC untuk mendukung fitur QRIS Tap.
“Apple Indonesia maupun headquarter-nya sudah datang dan mereka akan mendalami fitur QRIS Tap untuk melihat kemungkinan membuka fitur NFC-nya seperti yang sudah mereka lakukan di Uni Eropa,” kata Filianingsih. Meskipun demikian, hingga saat ini belum ada kepastian mengenai jadwal ketersediaan QRIS Tap di perangkat iPhone.
Mengenal QRIS Tap dan Cara Kerjanya
QRIS Tap merupakan pengembangan dari sistem pembayaran QRIS konvensional yang sebelumnya mengandalkan pemindaian kode QR. Fitur ini memanfaatkan teknologi NFC, memungkinkan transaksi dilakukan hanya dengan mendekatkan ponsel ke mesin pembaca.
Pengguna cukup membuka aplikasi pembayaran yang mendukung QRIS, memilih metode QRIS Tap, lalu menempelkan ponsel ke terminal NFC. Transaksi akan diproses secara real time tanpa perlu memindai kode QR secara visual. Saat ini, QRIS Tap baru dapat digunakan pada ponsel Android yang memiliki fitur NFC aktif dan aplikasi pembayaran yang telah mendukung layanan tersebut.
Peningkatan Transaksi QRIS Tap di Sektor Lain
Meskipun belum tersedia di iPhone, Bank Indonesia mencatat penggunaan QRIS Tap terus meningkat signifikan. Peningkatan ini terutama terlihat pada sektor transportasi serta hotel dan restoran.
Filianingsih menyebutkan bahwa QRIS Tap telah memproses lebih dari 475.000 transaksi, menunjukkan pertumbuhan sekitar 7,9 persen secara bulanan (month to month/mtm). Dari sisi nominal, nilai transaksi tercatat mencapai sekitar Rp 4,6 miliar, tumbuh 6,4 persen secara bulanan.
Strategi Digitalisasi Sistem Pembayaran Nasional
Pengembangan QRIS Tap adalah bagian dari strategi digitalisasi sistem pembayaran nasional yang diusung Bank Indonesia. Fitur ini bertujuan untuk mempercepat dan mempermudah transaksi, khususnya di sektor dengan frekuensi tinggi seperti transportasi publik, ritel modern, perhotelan, dan restoran.
Perluasan penggunaan QRIS Tap di ekosistem iPhone masih sangat bergantung pada kebijakan Apple terkait pembukaan akses NFC bagi pengembang pihak ketiga. Bank Indonesia menyatakan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memperluas interoperabilitas sistem pembayaran digital nasional, termasuk mendorong dukungan perangkat terhadap QRIS Tap.
Informasi lengkap mengenai keterbatasan QRIS Tap di iPhone dan upaya koordinasi dengan Apple disampaikan melalui pernyataan resmi Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta pada konferensi pers Rapat Dewan Gubernur BI Februari 2026.
