Pendiri Microsoft, Bill Gates, akhirnya buka suara mengenai tuduhan perselingkuhan dan keterkaitannya dengan mendiang Jeffrey Epstein. Dalam pertemuan internal dengan staf Gates Foundation pada Selasa, 24 Februari 2026, Gates mengakui telah melakukan kesalahan besar di masa lalu, termasuk memiliki hubungan gelap dengan dua wanita Rusia.
Pengakuan Perselingkuhan dan Bantahan Terkait Epstein
Gates secara blak-blakan membenarkan klaim perselingkuhan saat masih berstatus suami Melinda French Gates. Ia mengakui adanya hubungan gelap dengan dua wanita asal Rusia.
“Saya memang berselingkuh. Satu dengan seorang pemain kartu bridge Rusia yang saya temui di acara kompetisi, dan satu lagi dengan seorang ahli fisika nuklir Rusia yang saya kenal lewat urusan bisnis,” ungkap Gates secara terbuka.
Meskipun demikian, Gates membantah keras bahwa pertemuannya dengan Epstein berkaitan dengan jaringan perdagangan seks. “Saya tidak pernah melakukan hal terlarang apa pun dengan Epstein,” tegasnya.
Terkait beredarnya foto-foto dirinya bersama sejumlah wanita tak dikenal dalam dokumen pengadilan yang baru dirilis, Gates menjelaskan bahwa foto-foto itu diambil atas permintaan Epstein bersama para asistennya setelah mereka selesai rapat.
Gates menyadari penuh bahwa rekam jejak digitalnya bersama Epstein kini menjadi noda hitam bagi reputasi Gates Foundation. “Saya minta maaf kepada orang-orang lain yang ikut terseret ke dalam masalah ini akibat kesalahan yang saya perbuat,” ujarnya, seperti dikutip Forbes.
Pemicu Pengakuan dan Dokumen Epstein
Pengakuan ini muncul tak lama setelah Departemen Kehakiman Amerika Serikat membuka jutaan halaman dokumen terkait kasus Epstein ke publik.
Dalam salah satu draf e-mail yang bocor, Epstein mengeklaim mengetahui perselingkuhan Gates dan membantunya menutupi skandal tersebut.
Bayang-bayang Kasus Jeffrey Epstein
Nama Bill Gates sudah lama disangkutpautkan dengan rekam jejak kelam Jeffrey Epstein, pengusaha yang didakwa atas kasus eksploitasi dan perdagangan seks anak di bawah umur.
Epstein ditemukan tewas di sel penjaranya di Manhattan, New York, pada Agustus 2019, sebelum kasus tersebut tuntas di meja hijau. Kematiannya yang secara resmi dinyatakan sebagai bunuh diri tersebut memicu berbagai teori konspirasi.
Gates tak menampik bahwa ia memang pernah rutin bertemu dengan Epstein selama kurang lebih tiga tahun dengan dalih urusan filantropi. Pertemuan tersebut kini secara terbuka diakuinya sebagai sebuah “kesalahan besar”.
Kedekatan ini pula yang diyakini publik sebagai salah satu pemicu utama memudarnya kepercayaan sang mantan istri, Melinda French Gates, hingga berujung pada perceraian mereka pada tahun 2021 silam.
Informasi lengkap mengenai pengakuan Bill Gates ini disampaikan melalui pertemuan internal staf Gates Foundation pada Selasa, 24 Februari 2026, dan dikutip dari laporan Forbes serta dokumen Departemen Kehakiman AS.
