Pemain bintang asal Mesir, Mohamed Salah, mengonfirmasi akan mengakhiri masa baktinya bersama klub Liga Inggris, Liverpool, pada penghujung musim 2025-2026. Pengumuman mengejutkan ini disampaikan langsung oleh sang pemain melalui unggahan video emosional di akun media sosial X pribadinya pada 24 Maret 2026.
Keputusan Mohamed Salah untuk meninggalkan Anfield terbilang mendadak, mengingat ia sebenarnya masih terikat kontrak hingga musim panas 2027. Kesepakatan tersebut sebelumnya ditandatangani pada April 2025 dengan durasi dua tahun dan nilai gaji fantastis mencapai 400 ribu poundsterling atau sekitar Rp9 miliar per pekan.
Pernyataan Emosional Sang Bintang
Dalam unggahan videonya, pemain yang dijuluki Raja Mesir ini mengungkapkan betapa dalamnya hubungan yang ia bangun dengan publik Merseyside. Ia menegaskan bahwa keputusannya ini merupakan bagian awal dari proses pamitnya kepada seluruh elemen klub.
“Halo semuanya. Sayangnya hari ini telah tiba,” buka Mohamed Salah dalam video unggahannya. “Ini adalah bagian pertama dari perpisahan saya. Saya akan meninggalkan Liverpool di akhir musim. Saya ingin memulai dengan mengatakan bahwa saya tidak pernah membayangkan betapa dalamnya klub ini, kota ini, orang-orang ini akan menjadi bagian dari hidup saya.”
Selain itu, Salah menambahkan betapa berartinya identitas The Reds bagi dirinya selama sembilan tahun terakhir. “Liverpool bukan hanya klub sepak bola; ini adalah gairah, sejarah, semangat. Saya tidak dapat menjelaskannya dengan kata-kata kepada siapa pun yang bukan bagian dari klub ini,” ujarnya.
Ia juga mengenang masa-masa kejayaan dan perjuangan bersama. “Kami merayakan kemenangan, kami memenangkan trofi terpenting, dan kami berjuang bersama melewati masa-masa tersulit dalam hidup kami.”
Mohamed Salah juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah menjadi bagian dari klub selama dirinya berada di sana, terutama kepada rekan-rekan setim dan para penggemar. “Untuk para fans, saya tak punya cukup banyak kata untuk dukungan yang kalian berikan ke saya, itu sesuatu yang tak akan saya lupakan,” lanjut pernyataan Salah.
Transparansi Klub dan Masa Depan di Bursa Transfer
Manajemen Liverpool mengonfirmasi bahwa pengumuman ini dilakukan lebih awal atas permintaan sang pemain sendiri. Hal ini bertujuan agar para pendukung mendapatkan kepastian mengenai masa depannya di Premier League.
Pihak klub menyatakan telah mencapai kesepakatan untuk membiarkan sang penyerang pergi satu musim lebih cepat dari kontrak aslinya demi menghormati dedikasinya. “Mo Salah menyatakan keinginannya untuk menyampaikan pengumuman ini kepada para pendukung sesegera mungkin untuk memberikan transparansi tentang masa depannya,” bunyi pernyataan Liverpool dikutip dari laman resmi klub.
Situasi ini diprediksi akan memanaskan bursa transfer musim panas mendatang. Nama Mohamed Salah terus dikaitkan dengan kepindahan ke Arab Saudi, di mana klub Al Hilal disebut-sebut sebagai kandidat kuat yang bersedia memberikan penawaran masif. Selain itu, opsi menyeberang ke Amerika Serikat juga terbuka lebar, dengan San Diego FC di MLS yang dimiliki miliarder Mohamed Mansour dilaporkan menaruh minat besar.
Warisan Kejayaan di Liga Inggris
Selama membela Liverpool sejak 2017, Salah telah bertransformasi menjadi salah satu legenda terbesar di kancah Liga Inggris. Pemain kelahiran Nagrig, Basyoun, pada 15 Juni 1992 itu telah membukukan 255 gol dan 122 assist dari 435 pertandingan di semua kompetisi.
Ia menjadi aktor kunci di balik kesuksesan The Reds merengkuh trofi Liga Champions (2018-2019), Piala FA (2022), hingga gelar juara liga yang sangat dinantikan, mengakhiri penantian panjang klub.
Informasi lengkap mengenai keputusan Mohamed Salah ini disampaikan melalui pernyataan resmi sang pemain di media sosial X dan dikonfirmasi oleh laman resmi Liverpool.
