Berita

BMKG Umumkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah Indonesia pada 4-5 Februari 2026

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini mengenai potensi hujan lebat disertai angin kencang yang diperkirakan melanda sejumlah wilayah di Indonesia pada 4 hingga 5 Februari 2026. Peringatan ini menyusul catatan curah hujan tinggi yang terjadi di berbagai daerah pada periode akhir Januari hingga awal Februari.

Sebelumnya, antara 29 Januari hingga 1 Februari 2026, BMKG mencatat intensitas hujan lebat hingga sangat lebat di beberapa lokasi. Curah hujan tertinggi tercatat di Jawa Barat dengan 255,7 mm per hari, diikuti Nusa Tenggara Timur (97,6 mm/hari), Lampung (87 mm/hari), Sumatera Barat (81,2 mm/hari), Maluku Utara (80,1 mm/hari), dan Bali (70 mm/hari).

Faktor Pemicu Cuaca Ekstrem

BMKG menjelaskan bahwa peningkatan intensitas hujan ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia, yaitu aliran angin dari daratan Asia yang membawa uap air melimpah ke wilayah Indonesia. Kondisi ini secara signifikan meningkatkan potensi pembentukan awan hujan.

“Curah hujan yang signifikan tersebut diakibatkan oleh aktivitas Monsun Asia yang ditandai dengan menguatnya aliran angin timur laut dari daratan Asia menuju wilayah maritim tropis,” tulis BMKG dalam keterangan resminya.

Selain Monsun Asia, beberapa fenomena lain turut memperkuat potensi cuaca ekstrem. Fenomena Cold Surge, dorongan udara dingin dari Asia, menyebabkan angin bertiup lebih kencang dan berlangsung lebih lama, menambah pasokan udara lembap.

Fenomena ini diperkuat oleh Cross Equatorial Northerly Surge (CENS), aliran angin dari utara yang menyeberang khatulistiwa hingga ke selatan Indonesia. Tak hanya itu, Gelombang Kelvin juga terpantau aktif di Samudra Hindia barat Lampung hingga Pulau Jawa, yang turut mendorong pembentukan awan hujan secara lebih intens.

Kombinasi berbagai faktor cuaca ini, menurut BMKG, telah memperkuat dan memperluas proses pembentukan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya di bagian selatan, sepanjang sepekan terakhir.

Prakiraan Wilayah Terdampak Hujan Lebat dan Angin Kencang

Berdasarkan data