Berita

BNPB Ungkap Penyebab Banjir Bojong Koneng Bogor yang Membawa Material Batu dan Hanyutkan Mobil

Advertisement

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan penyebab banjir yang melanda Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, pada Rabu (11/2) sore. Peristiwa yang terjadi pukul 16.06 WIB tersebut membawa material bebatuan hingga menyebabkan satu unit mobil hanyut terseret arus.

Penyebab dan Dampak Banjir di Bojong Koneng

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa bencana ini dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi dalam durasi yang cukup lama. Kondisi tersebut mengakibatkan air dari anak kali di kawasan perumahan meluap ke area permukiman.

“Kejadian ini disebabkan oleh hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung cukup lama, sehingga mengakibatkan air dari anak kali di kawasan perumahan meluap dan membawa material lumpur serta bebatuan ke area permukiman dan akses jalan,” ujar Abdul Muhari dalam keterangannya, Kamis (12/2/2026).

Selain menghanyutkan satu unit kendaraan roda empat, material lumpur dan batu juga sempat menutup satu titik ruas jalan utama. Meski demikian, BNPB memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.

Data Kerusakan Rumah di Desa Cijayanti

Selain di Bojong Koneng, dampak banjir juga dirasakan oleh warga di Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, sebanyak 73 rumah terdampak yang tersebar di lima wilayah RT.

Advertisement

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, merinci sebaran dampak tersebut sebagai berikut:

  • RT 01/01: 21 unit rumah terdampak banjir tanpa kerusakan bangunan.
  • RT 02/01: 4 unit rumah tergenang banjir tanpa kerusakan fisik.
  • RT 03/01: 1 unit rumah rusak ringan pada tembok dapur yang jebol dan 9 unit rumah terdampak.
  • RT 04/01: 3 rumah rusak sedang pada tembok samping yang ambruk dan 11 unit rumah terdampak.
  • RT 05/01: 1 unit rumah rusak sedang pada tembok kamar dan 23 unit rumah terdampak.

Kondisi Terkini dan Proses Evakuasi

Hingga Kamis pagi, situasi di lokasi kejadian dilaporkan telah berangsur aman dan air sudah surut. Petugas gabungan yang terdiri dari TRC BPBD Kabupaten Bogor, Muspika Babakan Madang, staf desa, serta warga setempat tengah melakukan pembersihan sisa material.

Mobil yang sempat terseret arus telah berhasil dievakuasi oleh petugas. Sementara itu, pihak pengembang kawasan juga turut mengerahkan personel untuk membersihkan lumpur dan batu guna memulihkan akses transportasi warga yang sempat terhambat.

Informasi lengkap mengenai penanganan dampak banjir di wilayah Babakan Madang ini disampaikan berdasarkan pernyataan resmi BNPB dan BPBD Kabupaten Bogor pada Kamis (12/2/2026).

Advertisement