Apple berhasil mencatatkan lonjakan pendapatan sebesar 38 persen secara year-on-year (YoY) di pasar China pada kuartal keempat 2025. Keberhasilan ini menandai momentum kebangkitan Apple setelah sempat mengalami penurunan penjualan selama tiga tahun terakhir di wilayah tersebut.
Lonjakan Pendapatan dan Dominasi Pasar China
Berdasarkan laporan terbaru, pendapatan Apple di Negeri Tirai Bambu mencapai 26 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 416 triliun. Meskipun banyak pihak memprediksi fitur kecerdasan buatan Apple Intelligence sebagai pendorong utama, data menunjukkan bahwa faktor estetika fisik dan strategi harga menjadi kunci utama kesuksesan seri iPhone 17.
Fenomena Warna Cosmic Orange dan Makna Budaya
Daya tarik utama iPhone 17 di China terletak pada varian warna baru yang disebut Cosmic Orange. Warna ini menjadi viral di media sosial lokal dan mendapatkan julukan Hermès Orange karena kemiripannya dengan identitas merek mewah asal Prancis tersebut. Analis menilai warna mencolok ini memberikan nilai sosial bagi pemiliknya karena langsung membedakan model terbaru dengan generasi sebelumnya.
Selain faktor visual, terdapat unsur budaya yang kuat di balik popularitas warna ini. Dalam bahasa Mandarin, kata oranye (chéng) memiliki pelafalan yang serupa dengan kata sukses (chéng). Hal ini memicu tren slogan May all your wishes turn orange, yang membuat konsumen menganggap perangkat ini sebagai simbol keberuntungan atau hoki.
Dukungan Subsidi Pemerintah China
Kesuksesan Apple juga didukung oleh kebijakan ekonomi domestik. Model dasar iPhone 17 dilaporkan memenuhi syarat untuk mendapatkan subsidi pemerintah China hingga 500 Yuan atau sekitar Rp 1,1 juta. Kebijakan ini secara efektif membuat perangkat kelas atas tersebut lebih terjangkau bagi kelompok masyarakat kelas menengah di China.
Keluhan Terkait Ketahanan Material
Meski laris manis, varian Cosmic Orange tidak luput dari kritik pengguna di platform media sosial seperti Weibo. Beberapa laporan awal menyoroti masalah ketahanan lapisan cat pada bingkai titanium yang dianggap mudah tergores atau mengelupas, terutama di area sekitar lubang pengisian daya dan tombol volume.
Selain itu, sejumlah pembeli mengeluhkan adanya perbedaan antara tampilan fisik asli dengan gambar render resmi. Beberapa pengguna menyebut warna oranye tersebut terlihat kurang premium dan cenderung kusam saat berada di bawah pencahayaan dalam ruangan, berbeda dengan tampilan mewahnya saat terpapar sinar matahari langsung.
Informasi mengenai dinamika pasar dan performa penjualan Apple di China ini dihimpun berdasarkan laporan pasar kuartal keempat tahun 2025 serta data yang dirilis melalui Times of India pada Februari 2026.
