Berita

Cak Imin Minta Pemerintah Pusat dan Daerah Fasilitasi UMKM: Perintah Undang-Undang dan Komitmen Presiden

Advertisement

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, atau yang akrab disapa Cak Imin, mendesak seluruh jajaran pemerintah, baik pusat maupun daerah, untuk menyediakan fasilitas strategis bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dorongan ini bertujuan agar UMKM dapat berkembang dan memperluas jangkauan pasar mereka. Pernyataan tersebut disampaikan Cak Imin saat menghadiri Festival Jejak Jajanan Nusantara di area Parkir Selatan Barat Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada Minggu (8/3/2026).

Komitmen Pemerintah untuk UMKM

Cak Imin menegaskan bahwa pemberian fasilitas memadai kepada UMKM merupakan perintah undang-undang sekaligus komitmen pemerintah. “Kita minta sesuai undang-undang agar seluruh jajaran pemerintahan pusat maupun daerah memberi fasilitas memadai kepada UMKM kita. Ini perintah undang-undang sekaligus komitmen kita,” ujarnya.

Menurutnya, komitmen tersebut telah mendapat persetujuan dari Presiden, yang menginstruksikan seluruh jajaran pemerintahan untuk membuka akses strategis bagi pelaku usaha kecil di berbagai sektor. Hal ini krusial agar UMKM mampu tumbuh dan memiliki jaringan pasar yang lebih luas.

Apresiasi dan Peran Ibu Rumah Tangga

Dalam kesempatan tersebut, Cak Imin turut mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak, termasuk pengelola kawasan GBK dan pemerintah daerah yang aktif mendorong pelaksanaan kegiatan serupa di berbagai wilayah.

Ia secara khusus menyoroti peran besar ibu rumah tangga sebagai penopang ekonomi keluarga melalui kegiatan usaha kecil. “Ibu-ibu yang luar biasa, yang menjadi penopang ekonomi rumah tangga, layak dan wajib kita fasilitasi. Baik akses finansial, akses pasar, akses bahan baku, maupun peningkatan kapasitas produksi,” tegasnya.

Dorongan Penggunaan Bahan Baku Lokal dan Kolaborasi

Selain itu, Cak Imin mengajak para pelaku usaha untuk memaksimalkan penggunaan bahan baku dalam negeri dalam produksi makanan dan minuman yang dijual di festival tersebut. Langkah ini penting guna mengurangi ketergantungan pada bahan impor. “Jejak Jajanan Nusantara ini kita pilih agar seluruh makanan yang disajikan lebih memanfaatkan produk-produk bahan baku dalam negeri,” kata Cak Imin.

Advertisement

Ia juga mendorong keterlibatan generasi muda untuk menjadi pelaku ekonomi produktif melalui berbagai kegiatan usaha dan inovasi bisnis. Menurutnya, kolaborasi seperti Festival Jejak Jajanan Nusantara dapat menjadi model pengembangan ekonomi rakyat yang mempertemukan pelaku usaha kecil, pemilik modal, hingga industri besar dalam satu ekosistem. “Kita sebut ini sebagai Pasar Seribu Satu Malam, yang mempertemukan para pelaku usaha, pemilik modal, dan industri besar untuk bersinergi memajukan ekonomi nasional,” jelasnya.

Potensi Ekonomi Nasional di Tengah Ketidakpastian Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, Cak Imin menilai Indonesia memiliki potensi besar untuk memperkuat ekonomi nasional melalui kekuatan pasar domestik. Ia menekankan pentingnya kemandirian ekonomi.

“Kita harus berdiri di atas kaki sendiri. Kita punya pasar yang besar, konsumen yang besar, dan wilayah yang luas. Ini potensi yang tidak boleh kita sia-siakan untuk menumbuhkan ekonomi yang berdikari,” pungkasnya.

Informasi lengkap mengenai dorongan fasilitas strategis untuk UMKM ini disampaikan melalui pernyataan resmi Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, yang dirilis pada Minggu (8/3/2026) di Jakarta.

Advertisement