Teknologi

CEO Crypto.com Kris Marszalek Akuisisi Domain AI.com Senilai Rp 1,17 Triliun untuk Platform Agen AI

Advertisement

CEO sekaligus co-founder Crypto.com, Kris Marszalek, resmi mengakuisisi domain internet AI.com dengan nilai investasi fantastis mencapai 70 juta dollar AS atau sekitar Rp 1,17 triliun. Transaksi ini tercatat sebagai salah satu pembelian nama domain termahal dalam sejarah perkembangan internet global.

Nama domain merupakan alamat unik yang berfungsi menggantikan deretan angka alamat IP agar lebih mudah diingat oleh pengguna saat mengakses situs web. Dalam transaksi ini, AI.com menjadi aset strategis baru bagi Marszalek di luar entitas utama Crypto.com yang selama ini dikenal sebagai platform pertukaran mata uang kripto.

Fokus Pengembangan Agen Kecerdasan Buatan

Meski memiliki nilai akuisisi yang sangat tinggi, AI.com tidak akan menggantikan domain utama Crypto.com. Marszalek menegaskan bahwa ia akan memimpin dua entitas berbeda dengan fokus operasional yang tidak sama. AI.com diproyeksikan menjadi perusahaan yang bergerak khusus di bidang agen kecerdasan buatan (AI agents).

Peluncuran platform ini dilakukan bertepatan dengan momentum penayangan iklan dalam ajang olahraga bergengsi Super Bowl LX di Amerika Serikat. AI.com dirancang sebagai platform agen otonom berbasis perangkat lunak yang mampu menjalankan tindakan secara mandiri atas nama pengguna, melampaui sekadar merespons perintah teks.

Kemampuan Teknis dan Keamanan Data

Platform AI.com memiliki beragam fungsi praktis untuk mendukung produktivitas pengguna, di antaranya:

  • Pengelolaan tugas dan pengiriman pesan otomatis.
  • Menjalankan alur kerja lintas aplikasi secara terintegrasi.
  • Melakukan transaksi jual-beli saham dan pembangunan proyek digital.
  • Memperbarui profil pada aplikasi kencan daring secara mandiri.

Terkait aspek privasi, Marszalek mengklaim seluruh agen AI dalam platform ini beroperasi dalam sistem yang aman dengan enkripsi berbasis kunci milik pengguna. Mekanisme ini diharapkan dapat memberikan perlindungan data yang lebih kuat bagi setiap individu yang menggunakan layanan tersebut.

Advertisement

Visi Menuju Artificial General Intelligence (AGI)

Marszalek mengungkapkan ambisinya untuk membangun jaringan terdesentralisasi yang terdiri dari miliaran agen AI. Jaringan ini memungkinkan setiap agen untuk saling berbagi peningkatan kemampuan guna mempercepat kemunculan Artificial General Intelligence (AGI).

“Kita berada pada pergeseran fundamental dalam evolusi AI saat kita bergerak cepat melampaui fungsi agen AI yang benar-benar bisa melakukan berbagai hal untuk manusia,” ujar Kris Marszalek.

AGI sendiri merupakan bentuk kecerdasan buatan teoretis yang memiliki kemampuan kognitif setara atau melampaui manusia dalam berbagai bidang. Berbeda dengan AI spesifik saat ini, AGI dirancang untuk mampu belajar mandiri dan memecahkan persoalan kompleks tanpa instruksi sebelumnya.

Layanan AI.com akan tersedia secara gratis bagi publik, namun perusahaan juga menyiapkan paket langganan berbayar. Fitur tambahan dalam paket premium tersebut mencakup batas input yang lebih tinggi serta akses ke kemampuan teknis lanjutan lainnya.

Informasi lengkap mengenai langkah strategis ini merujuk pada laporan Bitcoin.com News yang dikutip melalui kanal resmi KompasTekno pada Senin, 09 Februari 2026.

Advertisement