Berita

Citilink Ungkap Kronologi Penyelamatan Balita Kejang di Pesawat Rute Jakarta-Bengkulu yang Viral

Sebuah video yang menampilkan aksi heroik seorang dokter spesialis anak menyelamatkan balita yang mengalami kejang di dalam pesawat Citilink mendadak viral di media sosial pada Minggu (1/2/2026). Insiden ini terjadi di pesawat Citilink rute Jakarta-Bengkulu saat proses boarding masih berlangsung, sebelum pesawat lepas landas.

Kronologi Insiden dan Penanganan Cepat

Dalam unggahan yang diposting akun @mood.jakarta, terlihat seorang balita berusia 22 bulan mengalami kejang akibat demam. Momen menegangkan tersebut terekam saat pesawat Citilink QG 990 rute Jakarta-Bengkulu masih berada di darat.

Suara seorang perempuan paruh baya, yang diduga ibu dari balita tersebut, terdengar merintih meminta tolong karena tidak membawa obat. “Tolong, saya enggak bawa obatnya. Tolong,” ucapnya.

Kru pesawat segera merespons dengan menghampiri penumpang dan menyediakan tabung oksigen. Beruntungnya, seorang penumpang lain yang berprofesi sebagai dokter spesialis anak turut membantu memberikan pertolongan pertama. Balita tersebut kemudian digendong oleh orang tuanya dan meninggalkan kursinya untuk penanganan lebih lanjut.

Pernyataan Resmi Citilink dan Verifikasi Kejadian

Head of Corporate Secretary & CSR Division PT Citilink Indonesia, Tashia Scholz, mengonfirmasi bahwa insiden yang terekam dalam video viral tersebut merupakan kejadian lama. Peristiwa itu terjadi pada 4 Mei 2025.

“Kejadian ini terjadi pada penerbangan Citilink QG 990 rute Jakarta-Bengkulu pada 4 Mei 2025 lalu,” kata Tashia saat dikonfirmasi pada Minggu (1/2/2026).

Tashia menambahkan, penanganan insiden dilakukan dengan cepat dan tepat. Keberadaan dokter spesialis anak di dalam pesawat sangat membantu dalam memberikan pertolongan pertama, bekerja sama dengan kru yang bertugas menyiapkan seluruh keperluan darurat. Berkat penanganan tersebut, kondisi balita dinyatakan stabil.

Dokter yang membantu menyatakan bahwa kondisi bayi telah kembali stabil dan layak untuk melanjutkan penerbangan. Orang tua bayi juga menyatakan keinginan untuk tetap melanjutkan perjalanan menuju Bengkulu.

Prosedur Keselamatan Penerbangan Citilink

Tashia memastikan bahwa pihak Citilink telah memeriksa seluruh dokumen perjalanan penumpang sesuai dengan prosedur yang berlaku sebelum pesawat lepas landas. “Kami senantiasa mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan,” tegasnya.

Citilink berkomitmen untuk mematuhi seluruh aturan penerbangan demi mengantisipasi hal-hal yang berpotensi mengganggu keselamatan dan keamanan. Terkait insiden bayi kejang, penerbangan tetap dilakukan setelah kondisi korban stabil dan keluarga bersedia melanjutkan perjalanan.

Pesawat kemudian lepas landas dari Jakarta pukul 10.45 waktu setempat dan mendarat dengan selamat di Bengkulu pada pukul 11.50 waktu setempat.

Informasi lengkap mengenai insiden ini disampaikan melalui pernyataan resmi Head of Corporate Secretary & CSR Division PT Citilink Indonesia, Tashia Scholz, yang dirilis pada Minggu (1/2/2026).