Berita

Es Gabus Kembali Sorotan Publik: Resep Jajanan Jadul Ini Dicari Usai Kasus Pedagang Viral

Jajanan tradisional es gabus kembali menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat setelah mencuatnya kasus fitnah terhadap Suderajat (49), seorang pedagang es gabus asal Depok. Ia dituduh menggunakan bahan spons dalam produk jualannya, memicu perhatian luas publik.

Es Gabus: Nostalgia Jajanan Jadul yang Kembali Populer

Es gabus dikenal sebagai jajanan jadul yang sederhana, menyegarkan, dan identik dengan masa kecil banyak orang. Jajanan tradisional ini dibuat dari tepung hunkwe yang dimasak bersama santan dan cairan manis, kemudian dibekukan hingga padat.

Pada masa lalu, es gabus kerap dijajakan di depan sekolah atau di pinggir jalan dengan tampilan warna-warni yang menarik perhatian. Meskipun keberadaannya kini tidak sebanyak dulu, resep es gabus kembali dicari setelah jajanan ini ramai dibicarakan di media sosial.

Kronologi Kasus Pedagang Es Gabus di Depok

Kepopuleran es gabus belakangan ini juga dipicu oleh pemberitaan tentang seorang pedagang asal Depok yang sempat dituduh menjual es berbahan berbahaya. Pedagang tersebut dituding menggunakan bahan seperti polyurethane foam (PU foam) atau spons cuci saat berjualan di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Tuduhan tersebut kemudian dinyatakan tidak benar, namun kasus ini telah mendapat perhatian luas. Peristiwa ini memicu rasa penasaran publik terhadap es gabus, termasuk bahan asli dan cara pembuatannya yang aman.

Penyelesaian Kekeluargaan dan Penegasan Keamanan Jajanan

Komandan Distrik Militer (Dandim) 0501 Jakarta Pusat Kolonel Inf Ahmad Alam Budiman memastikan bahwa persoalan antara aparat dan pedagang es gabus telah diselesaikan secara kekeluargaan. “Tidak ada niat sedikit pun untuk merugikan warga. Kami menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan kebersamaan dengan rakyat,” ujarnya pada Rabu (28/1).

Kolonel Ahmad Alam Budiman menegaskan, peristiwa tersebut bermula dari kesalahpahaman di lapangan antara aparat kewilayahan TNI-Polri dan pedagang. Penyelesaian dilakukan melalui pendekatan kekeluargaan, sekaligus menjadi pengingat bahwa jajanan tradisional ini dibuat dari bahan sederhana dan aman.

Resep Es Gabus Jadul yang Viral

Bagi masyarakat yang ingin bernostalgia atau mencoba membuat es gabus sendiri di rumah, berikut adalah resep es gabus jadul yang kini kembali viral. Resep ini dikutip dari buku Resep Cake, Kue, & Dessert dari Dapur Tempo Doeloe (2020) karya Tim Ide Masak terbitan Gramedia Pustaka Utama, menghasilkan sekitar 20 potong es gabus.

Bahan-bahan:

  • 60 gram tepung hunkwe
  • 600 ml air tebu
  • 25 ml santan kental
  • 1/4 sendok teh garam
  • 1 tetes pewarna makanan kuning tua
  • Plastik tebal secukupnya, dipotong kecil-kecil

Cara membuat:

  1. Campurkan tepung hunkwe dengan 100 ml air tebu, lalu aduk hingga larut dan tidak menggumpal, kemudian sisihkan.
  2. Masukkan sisa air tebu, santan, garam, dan pewarna makanan ke dalam panci, lalu masak sambil diaduk hingga mendidih, kemudian matikan api.
  3. Tuang larutan tepung hunkwe ke dalam panci berisi rebusan air tebu, aduk rata, lalu nyalakan kembali api dan masak sambil diaduk hingga adonan meletup-letup dan mengental, kemudian angkat.
  4. Tuang adonan ke dalam loyang ukuran 16 x 8 x 5 cm yang sudah dialasi plastik, ratakan, lalu diamkan hingga dingin dan mengeras.
  5. Keluarkan adonan dari loyang, potong setebal sekitar 1 cm menggunakan pisau bergerigi, lalu bungkus satu per satu dengan plastik.
  6. Masukkan es gabus ke dalam lemari pembeku hingga beku sempurna, kemudian sajikan dalam keadaan dingin.

Es gabus memiliki tekstur lembut dan rasa manis ringan, sehingga cocok dinikmati sebagai camilan dingin di siang hari.

Informasi lengkap mengenai penyelesaian kasus ini disampaikan melalui pernyataan resmi Komandan Distrik Militer (Dandim) 0501 Jakarta Pusat yang dirilis pada Rabu (28/1).