Berita

Gajah Liar Mengamuk di Siak: Anak Gajah Terperosok Septic Tank, Polisi Jelaskan Upaya Penanganan

Advertisement

Kawanan gajah liar dilaporkan memasuki area mess karyawan PT Arara Abadi Distrik Tapung, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau, pada Minggu (22/2/2026). Insiden ini memicu amukan gajah-gajah tersebut setelah seekor anak gajah terperosok ke dalam septic tank. Anak gajah itu berhasil dievakuasi dengan selamat oleh tim terkait.

Kawanan Gajah Rusak Fasilitas Perusahaan

Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar menjelaskan bahwa pihak kepolisian segera melakukan pemantauan dan koordinasi dengan perusahaan serta pihak terkait untuk memastikan situasi tetap aman. “Berdasarkan laporan dari Polsek Minas, kawanan gajah berjumlah sekitar 11 ekor masuk ke area perumahan karyawan sekitar pukul 07.00 WIB,” ujar AKBP Sepuh kepada wartawan, Minggu (22/2/2026).

Hewan-hewan tersebut sempat mendorong dan merobohkan tembok dinding mess security serta merusak tiga unit sepeda motor yang terparkir di lokasi. AKBP Sepuh menambahkan, kejadian ini berlangsung sejak Sabtu (21/2/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, ketika kawanan gajah terdeteksi berada di sekitar area konsesi. Situasi berangsur kondusif pada pukul 09.30 WIB setelah kawanan gajah kembali masuk ke dalam kawasan hutan dan meninggalkan permukiman karyawan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun bangunan mess karyawan dan sejumlah motor dilaporkan rusak.

Gajah Datang Dua Kali dan Insiden Septic Tank

Polisi menjelaskan, peristiwa ini terjadi sejak Sabtu (21/2/2026) dini hari. Kawanan gajah baru kembali ke hutan pada Minggu (22/2/2026). “Awalnya pada Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 22.00 WIB, dari arah anak Sungai Perapakan yang berada di belakang Mess PT Arara Abadi telah terdengar suara dan terlihat sebanyak 11 ekor kawanan gajah Sumatera liar masuk dan melintas ke pekarangan belakang mess, namun berhasil dihalau ke dalam hutan konservasi oleh sekuriti PT Arara Abadi,” jelas Sepuh dalam keterangannya, Senin (23/2/2026).

Pada Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 05.00 WIB, kawanan gajah tersebut kembali masuk ke pekarangan belakang mess karyawan. Diduga, salah satu gajah menginjak beton septic tank hingga terperosok. “Diduga lubang septic tank tersebut menyebabkan satu ekor anak gajah yang masih berumur satu minggu terperosok ke dalam septic tank dan tidak dapat keluar,” terangnya. Insiden ini mengakibatkan kawanan gajah mengamuk dan menyebabkan kerusakan terhadap mess serta sepeda motor.

Evakuasi Dramatis Anak Gajah

Di hari yang sama sekitar pukul 09.30 WIB, kawanan gajah tersebut akhirnya meninggalkan lokasi dan menuju ke dalam hutan konservasi. Pihak sekuriti PT Arara Abadi kemudian mengecek lokasi. “Setelah dilakukan pengecekan didapati kerusakan mess dan ditemukan 1 (satu) ekor anak gajah terjebak di dalam septic tank dalam keadaan masih hidup,” ujarnya.

Advertisement

Pada pukul 11.30 WIB, tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau tiba di lokasi dan segera melakukan evakuasi. Anak gajah tersebut berhasil diangkat ke permukaan dengan menggunakan tali. “Setelah berhasil dikeluarkan, anak gajah tersebut disiram air untuk membersihkannya dari lumpur dan selanjutnya digiring ke arah hutan konservasi di mana kawanan gajah lainnya masih berada di sana,” kata AKBP Sepuh.

Imbauan dan Mitigasi Konflik Satwa

Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar menegaskan bahwa fenomena masuknya gajah ke area permukiman bukan hanya persoalan keamanan, tetapi juga berkaitan dengan dinamika ekosistem dan ruang jelajah satwa yang semakin beririsan dengan aktivitas manusia. Oleh karena itu, ia meminta pendekatan yang dilakukan tidak semata-mata represif, melainkan mengedepankan mitigasi dan langkah preventif.

“Kami mengajak seluruh pihak, termasuk masyarakat dan perusahaan, untuk tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kepanikan atau membahayakan satwa. Jika kembali terjadi pergerakan gajah, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditangani secara terukur,” kata AKBP Sepuh.

Informasi lengkap mengenai insiden ini disampaikan melalui pernyataan resmi Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar yang dirilis pada Senin, 23 Februari 2026.

Advertisement