PT Hutama Karya (Persero) resmi melakukan perombakan pada jajaran Direksi dan Dewan Komisaris melalui Surat Keputusan Para Pemegang Saham Nomor 126 Tahun 2026 dan Nomor 124 Tahun 2026. Keputusan yang ditetapkan pada 13 Februari 2026 ini merupakan langkah strategis perusahaan untuk mematuhi regulasi terbaru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Kepatuhan Terhadap Regulasi OJK
Manajemen menjelaskan bahwa perubahan ini merujuk pada POJK Nomor 33/POJK.04/2014 dan POJK Nomor 31/POJK.04/2015 tentang keterbukaan informasi bagi emiten atau perusahaan publik. Aturan tersebut telah diperbarui melalui POJK Nomor 45 Tahun 2024 mengenai pengembangan serta penguatan emiten dan perusahaan publik di Indonesia.
Perubahan Jajaran Komisaris dan Direksi
Dalam keputusan tersebut, pemegang saham memberhentikan dengan hormat Yudo Margono dari jabatan Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen. Posisi tersebut kini diamanatkan kepada Denny Abdi, sementara Mukri ditunjuk sebagai Komisaris perusahaan. Perubahan signifikan juga terjadi pada level direksi dengan pengukuhan pemberhentian Moeharmein Zein Chaniago sebagai Wakil Direktur Utama.
Selain itu, Agung Fajarwanto dan Sugiarti juga diberhentikan dengan hormat dari jabatan masing-masing sebagai Direktur Operasi I dan Direktur Manajemen Risiko. Gunadi yang sebelumnya menjabat Direktur Operasi II kini dialihkan tugasnya menjadi Direktur Operasi I.
Daftar Lengkap Pengurus Baru Hutama Karya
Manajemen menegaskan bahwa perubahan susunan pengurus ini tidak memberikan dampak langsung terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, maupun kondisi keuangan perseroan. Berikut adalah susunan terbaru pengurus PT Hutama Karya:
| Jabatan Direksi | Nama |
| Wakil Direktur Utama | Sugeng Rochadi |
| Direktur Operasi I | Gunadi |
| Direktur Operasi II | Mardiansyah |
| Direktur Manajemen Risiko | Fatma Dewi Setyowati |
| Direktur Operasi III | Iwan Hermawan |
Untuk jajaran Dewan Komisaris, susunan terbarunya adalah sebagai berikut:
- Komisaris Utama: Denny Abdi
- Komisaris: Mukri
Informasi lengkap mengenai perubahan pengurus ini disampaikan melalui pernyataan resmi PT Hutama Karya (Persero) yang dirilis pada Februari 2026.
